Ads (728x90)

 PADANGPOS.COM. (Padang), 

Pembongkaran kedai-kedai di pinggir pantai, kawasan Jalan Samudera dituntaskan hari ini, Rabu (24/8). Menyusul Dipastikan, tidak ada lagi bangunan yang menghalangi pemandangan ke laut lepas.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Padang, Medi Iswandi mengatakan, sebelum batas waktu yang ditentukan untuk pembongkaran kedai-kedai tersebut, pedagang sudah mengosongkan lapaknya. Bahkan, pedagang sangat kooperatif dengan melakukan pembongkaran sendiri.

"Pedagang sangat kooperatif. Mereka telah membongkar sendiri lapaknya sebelum waktu yang dijadwalkan,"Makasih Para PKL". kata Medi Iswandi.

Dikatakan Medi, terdapat 65 bangunan kedai yang berdiri di bibir pantai tersebut. Hampir semua bangunan itu dibongkar sendiri oleh pedagang yang menempatinya. 

Sehingga petugas dari tim gabungan pada hari ini tinggal melaksanakan pembersihan dan meratakan lahan untuk rencana pembangunan pedistrian.

"Sisa bangunan dibersihkan dan lahan diratakan untuk rencana pembangunan pedistrian,"ujarnya.

Lebihlanjut Medi menjelaskan, pedagang yang tadinya menempati kedai akan tetap berjualan di kawasan pantai dengan menggunakan gerobak. "Sebanyak 250 unit gerobak sudah disediakan Pemerintah Kota Padang,"katanya.

Gerobak ini dibagikan kepada pedagang untuk dapat dipergunakan pada petang hari hingga malam. "Usai berdagang, kawasan ini dikosongkan kembali," tukasnya.

Sementara itu, Camat Padang Barat Arfian menuturkan, berhasilnya penertiban pedagang di Jalan Samudera berkat dukungan semua pihak termasuk masyarakat. Meskipun pada awalnya terdapat juga pedagang yang menolak untuk penertiban bangunan tersebut, namun akhirnya mereka menyadari penataan kawasan ini harus dilakukan untuk keindahan objek wisata.

"Dukungan semua pihak termasuk masyarakat sangat menentukan berhasilnya penertiban ini," kata Arfian.(tf/du)

Post a Comment