Ads (728x90)

PADANGPOS.COM. (Padang), 

Diberhentikannya Archandra Tahar sebagai Menteri ESDM cukup mengagetkan banyak pihak. Jabatan yang hanya diembannya selama 21 hari itu menjadi catatan sejarah sebagai masa jabatan menteri terpendek sepanjang sejarah. 

"Diparantian tagaknya" Archandra Tahar sebagai menteri membuat Wakil Walikota Padang ikut prihatin. Emzalmi menyebut, jika tidak diberhentikan, Archandra Tahar atau akrab disapa Candra ini dipastikan akan memberi kontribusi besar untuk negara. 

"Kita di daerah prihatin, kalau Archandra Tahar diberi kesempatan akan bisa berbuat banyak untuk bangsa," ujar wawako saat diwawancarai usai memimpin upacara peringatan HUT RI ke-71 di RTH Imam Bonjol Padang, Rabu (17/8).

Emzalmi menegaskan bahwa sejak dulunya Sumatera Barat memiliki tokoh potensial dan mumpuni. Namun begitu, menurut Emzalmi, di tingkat nasional mempunyai pertimbangan lain dalam menempatkan seseorang dalam posisi penting.

"Kita berharap dengan kejadian yang menimpa Archandra Tahar ini tidak mengurangi semangat tokoh Minang lainnya," papar Emzalmi.

Wawako berharap Chandra tidak patah semangat dalam berkarir. "Saya pribadi tentunya memberi semangat kepada Archandra Tahar agar tidak patah arang dan bisa berbuat lebih baik lagi meski tidak sebagai menteri," ujarnya.

Seperti diketahui Archandra Tahar merupakan putra asli "Piaman". Archandra Tahar dilantik sebagai menteri ESDM pada 27 Juli lalu dan berakhir 16 Agustus kemarin.

Archandra Tahar diberhentikan gara-gara kehebohan soal status kewarganegaraan. Archandra memiliki dua kewarganegaraan yakni Indonesia dan Amerika Serikat.(tf/ch)

Post a Comment