Ads (728x90)

PADANGPOS(Pariaman)-Kapolresta Kota Pariaman, AKBP Riko Junaldy menyebutkan telah membentuk tim khusus untuk mewaspadai dan mengantisipasi terjadinya pencurian hewan ternak menjelang lebaran Idul Adha, 12 September atau 10 Zulhijah 1437 hijriah.

"Warga  masyarakat supaya mewaspadai juga aksi pencurian ternak, apalagi menjelang Hari Raya Idul Adha 1437 H / 2016 M," kata Kapolres Kota Pariaman, AKBP Riko Junaldy kepada awak media.

Menurut kapolres, kekhawatiran tindak kejahatan pencurian ternak sejalan dengan akan meningkatnya kebutuhan terhadap ternak Qurban seperti lembu dan kambing."Jadi kewaspadaan harus lebih ditingkat," katanya.

Kapolres mengaku, kalau pihaknya telah melakukan koordinasi dengan dinas terkait di wilayah hukum Polres Pariaman. "Untuk kepastian hewan Qurban yang masuk dari luar Daerah, harus melengkapi surat jual beli yang legal. Hal ini menghindari tidak merugikan konsumen pembeli ternak Qurban itu," katanya lagi.

Selama tahun 2016 ini, kata kapolrs, telah tercatat kasus pencurian ternak sebanyak delapan kasus yang   telah diputuskan Pengadilan. "Kasus pencurian ternak merupakan jaringan antar provinsi yang beraksi di berbagai daerah dan aksi mereka sangat terstruktur mempergunakan alat perlengkapan dan pelakunya lebih dari seorang," sebut Kapolres. 

Kapolres menghimbau pemilik ternak, agar  berjaga-jaga."Jikalau ada yang mencurigakan secepatnya melaporkan ke pihak keamanan dan lebih meningkatkan pSiskamling dan Ronda malam di tempat masing-masing," tambahnya. (Saco).*

Post a Comment