Ads (728x90)

PADANG POS COM (Padang Pariaman)-Kabupaten Padang Pariamanmenjad pilot project Pemerintah Pusat untuk program pengembangan air minum. Salah satunya bantuan dari Negara Hungaria berlokasi di Nagari Malai V Suku, Kecamatan  Batang Gasan. Bantuan diberikan secara bertahap dengan nilai 40 Milyar melalui Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia.

“Kini  jaringan induk penyediaan air minum untuk wilayah Utara Padang Pariaman, sedang dibangun,” kata Ali Mukhni disela-sela meninjau pembangunan ruang instalasi pengolahan air bersih ini, Rabu , 20 September 2016. 

Sedangkan instalasi air bersih sudah dapat dioperasionalkan untuk memenuhi harapan masyarakat tahun 2017 mendatang. “Airnya berkapasitas 40 liter per detik, dan kita berdoa semoga lancar dan aman tanpa kendala , juga segera bisa dinikmati masyaraka nantinya " harap Bupati didampingi Kabag Humas Hendra Aswara.

Kemudian Bupati Ali Mukhni menghimbau masyarakat untuk menjaga kelestarian hutan dengan melakukan upaya penghijauan terhadap hutan yang sudah gundul. "Saya sudah meminta Dinas Pertanian untuk melanjutkan reboisasi dengan menanam pohon sengon di seluruh hutan Padang Pariaman," kataya.

Sedangkan mengenai sumber mata air, kata Ali Mukhni, cukup banyak dan bahkan melimpah ruah diKabupaten Padang Pariaman. " Hutan kita masih terjaga. Jika ada penebangan liar akan mengancam pula kekayaan air di daerah ini,” kata Alumni Lemhanas 2012 itu.

Sementara Direktur PDAM Aminuddin mengatakan, poyek sedang dibangun terdapat 4 (empat) ruangan terdiri dari Ruang Kimia, Rumah Operasional, Ruang Mekanikal Engenering (ME), Rumah Jaga dan Tempat Limbah dengan nilai Rp 2 (dua) Milyar. Selanjutnya, pembangunan jaringan pipa sepanjang 15  kilometer dari Nagari Malai V Suku, Batang Gasan ke Sungai Limau.
“Air PDAM ini akan dapat dinikmati sekitar 20 ribu KK dari Gasan, Sungai Limau. Bahkan sampai Naras, Kota Pariaman nantinya" jelasnya.( Saco)***

Post a Comment