Ads (728x90)

BIJAK ONLINE (Padang)-PKB tetap komit dan konsekwen membela kepetingan rakyat. Begitu penegasan anggota DPRD Kota Padang, Drs Iswandi Mukhtar yang terpilih menjadi Ketua Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Padang dalam Musyawarah Cabang (Muscab) IV yang berlangsung di Gedung Budi Mulia, Kelurahan Ranah Kecamatan Padang Selatan, Minggu, 30 Oktober 2016.

Sementara Ketua Dewan Tanfidz dan Ketua DPC PKB Kota Padang, kembali dipimpin Syamsul Akmal S.Ag MM. Pemilihan Ketua DPC PKB Kota Padang itu berlangsung secara aklamasi karena tak ada calon lain yang maju sebagai kandidat.

“Sesuai budaya yang berlaku di PKB selama ini, kami lebih mengedepankan asas musyawarah dan mufakat ketimbang pemilihan secara voting. Alhamdulillah, semuanya berjalan dengan baik dan dapat diterima oleh seluruh peserta muscab,” ungkap Iswandi ketika dihubungi usai acara.

Menurutnya, sebagai partai politik (Parpol) yang berasal dari warga Nahdliyin (NU), PKB tetap komit dan konsekwen membela kepentingan rakyat, termasuk kepentingan umat Islam. Oleh sebab itu, seluruh kader PKB diinstruksikan untuk selalu peka menyerap dan mendengarkan aspirasi yang berkembang di tengah-tengah masyarakat.

“Sesuai instruksi dan arahan yang diberikan Ketua Umum DPP PKB bapak Muhaimin Iskandar bahwa kader PKB harus selalu berada di garda terdepan dalam membela kepentingan rakyat. Insya Allah, sampai sekarang kami masih komit dengan tekad tersebut,” ucap politisi PKB asal Dapil Kuranji-Pauh itu serius.

Sementara itu, Ketua DPP PKB, Dra Hj Ida Fauziah dalam sambutan pembukaan Muscab ke-4 PKB Kota Padang itu juga menegaskan bahwa PKB meski merupakan parpol koalisi pemerintah, namun akan selalu kritis dalam mengawal setiap program pembangunan yang dilakukan pemerintahan Jokowi-JK.

Kemudian, untuk menghadapi Pemilu 2019 mendatang, PKB secara nasional bertekad akan menjadi pemenang. Khusus untuk Kota Padang, PKB hanya mengincar satu fraksi atau minimal satu wakil di masing-masing daerah pemilihan (dapil) yang ada di Kota Padang nantinya.

“Mohon maaf kepada bapak Walikota Padang, Ketua DPRD dan Ketua Fraksi Demokrasi Kebangsaan di DPRD Padang yang kebetulan berbeda partai dengan kami. Izinkan kami berbagi kursi suara dengan bapak-bapak nantinya. Tidak perlu kami harus menang di Padang ini, dapat satu fraksi saja kami sudah bersyukur. Boleh ya pak?,” kata Fauziah sambil berseloroh.

Ketua Fraksi PKB di DPR-RI itu juga menambahkan, saat ini Fraksi PKB di pusat sedang memperjuangkan pembentukan RUU tentang pendidikan madrasah dan pesantren. Hal itu merupakan bentuk komitmen PKB dalam memperjuangkan peningkatan mutu pendidikan sekolah agama Islam di Indonesia.

“Jadi, tidak benar kalau ada yang bilang PKB tidak ada memperjuangkan aspirasi dan kepentingan umat Islam di tingkat pusat. Untuk itu, kami meminta masyarakat jangan mudah terprovokasi dengan hasutan-hasutan yang dapat memecah belah persatuan umat Islam di tanah air. Percayalah, PKB akan selalu bersama rakyat demi kemajuan bangsa ke depan,” tukasnya.

Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah dalam sambutannya juga memberikan apresiasi atas pelaksanaan Muscab IV PKB Kota Padang ini. Secara pribadi, Mahyeldi juga mengaku salut dengan PKB meskipun hanya menempatkan satu orang kadernya di DPRD Padang.

“Saya salut dengan bapak Iswandi. Orangnya gigih dan sangat peduli dengan masyarakat. PKB beruntung memiliki seorang kader militan seperti pak Iswandi ini. Mudah-mudahan ke depan PKB terus berkibar dan selalu menjadi mitra pemerintah dalam menyukseskan pembangunan di republik tercinta ini, termasuk di Kota Padang,” ujar walikota yang diamini hadirin.

Pembukaan Muscab IV PKB Kota Padang itu juga dihadiri Ketua DPW PKB Provinsi Sumbar, H Febby Dt Nan Bangso Putiah, Ketua DPRD Kota Padang, Erisman, pengurus PAC PKB se-Kota Padang dan sejumlah tamu undangan lainnya. (noa)

Post a Comment