Ads (728x90)

PADANGPOS(SOLOK)- Kecelakaan maut kembali terjadi di Jalan Lintas Sumatera Solok Padang, tepatnya di kelok beringin, samping SMP Negeri 1 Gunung Talang, Kabupaten Solok, Kamis (13/10). Akibab kecelakaan tersebut, satu orang tewas dan tiga mengalami luka berat dan dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arosuka.

Kamis (13/10) pagi, mobil Avanza BA 1036 BF yang dikemudikan Eko Hartanto (31) beralamat di Perumnas Indarung Padang, tergelincir terjun masuk jurang sedalam 15 meter di jalan Solok-Padang KM 15 Kelok Pohon Beringin Jorong Aro Nagari Talang. Akibat kecelakaan tersebut, seorang korban meninggal dunia, dan tiga lainya mengalami luka berat dan ringan. 

Informasi yang dirangkum media ini dari TKP menyebutkan, korban tewas dalam musibah itu bernama Yurni (69) suku Minang alamat Indarung Padang. Korban tewas akibat luka-luka yang dideritanya, setelah mobil Avanza naas berwarna hitam yang ikut ditumpanginya itu, terguling lalu rebah kuda dengan posisi keempat roda menghadap keatas ditikungan maut Kelok Pohon Beringin Jorong Aro Nagari Talang. 

Sedangkan korban luka-luka dalam musibah kecelakaan tunggal itu Darius (69) penumpang mobil dan Eko Hartanto (31) sang pengemudi mobil naas tersebut. Kemudian seorang luka lainya adalah pejalan kaki bernama Buyung (28) warga Jorong Koto Gaek Guguak, yang saat peristiwa itu terjadi sedang berjalan kaki disekitar lokasi kejadian. 

Kapolres Solok AKBP Reh Ngenana didampingi Kasat Lantas polres Arosuka, AKP Anggara Rustamoyo mengatakan, saat peristiwa itu terjadi mobil Avanza yang dikemudikan Eko Hartanto meluncur dari arah Padang mmenuju kota Solok. Naas,  setibanya di Kelok Beringin Nagari Talang mobil kehilangan kendali saat meluncur ditikungan kelok pohon Beringin Talang itu, diduga akibat ruas aspal jalan yang licin usai diguyur rintik hujan gerimis.

Mobil Avanza itu, kemudian tergelincir dari ruas aspal jalan, dan menabrak besi pengaman pembatas jalan, sebelum kemudian akhirnya terperosok terjun masuk kedalam sebuah jurang kecil disisi kiri jalan dari arah Padang dekat kelok pohon Beringin itu. Petugas Sat Lantas Polres Solok dibantu warga sekitar, lalu mengevakuasi korban tewas dan luka-luka dari dalam mobil, untuk kemudian dibawa ke Puskesmas Talang yang berjarak 300 meter dari TKP. Sayangnya sesampai di Puskesmas Talang, korban Erni menghembuskan nafas terakhirnya. Sementara yang lain dirujuk ke RSUD Arosuka untuk perawatan lebih lanjut.

Di sis lain, hujan gerimis yang mengguyur kawasan sepanjang jalan Solok-Padang dari Salayo hingga Arosuka semakin memperlicin aspal jalan lintas Sumatera. Akibatnya, di hari bersamaan, satu unit truk Fuso BA 8418 CQ warna hijau juga terperosok ke dalam parit. Tepatnya di pendakian Sawah Ilia, Jorong Aro, Nagari Talang atau sekitar 1 Km dari lokasi tragedi Avanza maut dari arah Padang.

Selain di Talang, di hari yang sama juga terjadi kecelakaan truk Fuso yang  melaju dari arah Solok hendak ke Padang. Namun sewaktu menaiki jalan tanjakan, pengemudi mengalami masalah pada rem. Sehingga, mobil terpaksa dibanting ke kiri dalam posisi mundur. Beruntung, supir truk tidak mengalami luka-luka. Namun, akibat kejadian itu, bagian belakang truk fuso mengalami rusak parah. Tidak ada korban jiwa kaibab kejadian itu, namun truk mengalami rusak parah. Berselang tidak lama kemudian, sekitar pukul 14.30 Wib, satu unit mobil merek Honda CRV tanpa Nopol juga menerjuni sawah di kawasan jalan Solok-Padang, tepatnya di Kelok Sawah Tapi, Nagari Kotobaru, Kecamatan Kubung.

Dugaan kecelakaan tunggal ini lagi-lagi dipicu kondisi jalan licin. Beruntung pengemudi mobil tersebut berhasil keluar dengan selamat tanpa mengalami luka-luka. ‘Mungkin karena malu, supirnya langsung keluar dari mobil dan membuka plat nomor mobilnya," sebut Ani wargaa setempat.

Kapolres Arosuka AKBP Reh Ngenana, menyebutkan bahwa  ruas jalan Solok-Padang memang terkenal licin dan berbahaya. Apalagi, saat kondisi hujan. "Saya berharap bahwa setiap pengemudi mobil ataupun pengendara motor agar terus waspada bila melintas di Jalan Solok-Padang mulai dari Bypass Salayo sampai Lubukselasih cukup licin saat hujan," harap AKBP Reh Ngenana (wandy)

Post a Comment