Ads (728x90)

BIJAK ONLINE (Padang)-Sebagai seorang atlet paralayang yang saja kembali dari Para Gliding Accuracy Word Cup (PGAWC) Superfinal kejuaraan dunia paralayang ketepatan mendarat) di Fuyang, China Oktober 2016 lalu, Nofrica Yanti tak hanya menyatakan senang, puas dan bangga, tapi juga mengucapkan salut dan berterima kasih kepada Novermal Yuska dan Wahyu Iramana Putra yang telah memberikan perhatian dan bantuan bonus terhadap dirinya.

"Tak lupa juga saya mengucapkan terima kasih kepada pak Gubernur Sumbar yang berkenan menerima dan melepas keberangkatan saya mengikuti kejuaraan dunia di Fuyang China," kata Nofrica Yanti ketika berbincang-bincang dengan Tabloid Bijak dan Padangpos.com, Selasa, 1 November 2016 di Bandara Internasional Minangkabau.

Ucapan yang sama juga kepada Ketua Fasida Pessel, Iqbal Rama Dipayana, Dirut Ir. Herman Budiarto,  Dr. dr. Irene, MKM, Kabid P2P dan Bencana, Dinas Kesehatan Sumbar dan KONI Sumbar yang telah memberikan dukungan dan bantuan materi saat akan berangkat ke Fuyang, China. "Berkat bantuan pak gub, pak Iqbal, dr Irine dan pak KONI Sumbar  inilah yang mendorong semangat saya untuk meraih prestasi, meskipun hanya mendapatkan perunggu," kata atlet kelahiran Punggasan, 10 Juli 1984 ini.

Sebagai karyawan PDAM Pessel, kata Nofrica Yanti, dirinya mulai menekuni olahraga paralayang sejak 2004 lalu dan latihan di Bukit Langkisau Kota Painan, Kabupaten Pesisir Selatan.  "Setelah saya belajar dan timbul keinginan untuk serius menekuni olahraga paralayang sampai saya bisa meraih medali perunggu di kejuaraan dunia paralayang di Fuyang, China ini," kata wanita yang telah punya anak dua ini.

Pujian kepada Novermal Yuska dan  Wahyu Iramana Putra, kata Icha, karena dirinya dibawanya menghadap Gubernur Sumbar. "Saya bangga bisa ketemu pak gubernur," katanya, sembari menambahkan, dirinya tak menyangka bakal mendapat bonus.

Sebenarnya, kata Icha panggilan akrab Nofrica Yanti, banyak kesempatan untuk berpresatsi dunia. Tapi apa mau dikata, tak punya biaya untuk mengikuti kejuaraan dunia tersebut. "Tahun 2017 nanti, saya bercita-cita atau ingin tampil di kejuaraan dunia di Erofa, dan mudah-mudahan ada bantuan dan dukungan sponsor," kata istri Hendri Asnadi yang juga atlet paralayang ini.

Menurut Icha, parasut yang dipakainya sekarang, dibelinya dari uang bonus dari keberhasilan meraih medali di Porprov XII di Dharmasraya. "Sedangkan kesempatannya mengikuti kejuaraan di Fuyang China merupakan bonus dari toko yang menjual perasut dan untunglah ada bantuan," katanya. (Yal Aziz)
Daftar prestasi Nofrica Yanti
1.2008 Asean Beach Games di Bali 3 medali emas beregu
2. 2011 SEA games dijakarta 3 medali emas beregu
3. 2014 Asean beach game di phuket Thailand medali perak beregu

Post a Comment