Ads (728x90)

Inilah Jembatan Lubuak Kuok di jorong Balai Oli, Nagari Jawi-Jawi Guguk, kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok yang setiap harinya menjelang sore hari ramai dikunjungi wisatawan domestic

BIJAK ONLINE (SOLOK)-Jembatan Lubuak Kuok yang berada di jorong Balai Oli, Nagari Jawi-Jawi Guguk, kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, kini menjadi lokasi wisata alam yang banyak dikunjungi generasi muda, terutama ABG walau hanya sekedar untuk berselfie ria.

Setiap hari menjelang sore, Jembatan Lubuak Kuok atau jembatan buai ini ramai dikunjungi anak ABG, sambil berfhoto-fhoto atau hanya sekedar duduk-duduk menikmati masyarakat memancing ikan garing di bawah jembatan Lubuk Kuok. Menurut Ketua Pemuda Nagari Jawi-Jawi Guguk, Yovid Prayogi, jembatan Lubuak Kuok saat ini semakin diminati oleh pengunjung, terutama pada hari Sabtu dan Minggu atau setiap hari libur. 

“Kalau lokasinya lebih diperbagus dan dilengkapi dengan sarana tempat duduk dan  warung kuliner khas daerah ini, maka saya optimis kedepannya Jembatan Lubuak Kuok ini semakin banyak dikunjungi masyarakat, karena letaknya sangat dekat dengan Ibukota Kabupaten Solok, Arosuka,” terang Yovid Prayogi. Dia juga menambahkan bahwa pemandangan alam sekitar Lubuak Kuok juga sangat indah dan udara yang sejuk. Selain itu, lakasi ini juga menjadi tempat pemandian bagi masyarakat sekitar.

Walinagari Jawi-Jawi Guguk, Laswir Malin Putih menyebutkan bahwa Jembatan Lubuak Kuok dibangun sekitar tahun 2008 semasa pemerintahan Bupati Gusmal. “Waktu itu jembatan dibuat untuk menghubungkan Balek dengan Tabiang Sumue, namun seiring waktu berjalan, jembatan Buai ini makin diminati masyarakat untuk sekedar bersantai sambil melihat warga memancing,” jelas Laswir. Jembatan buai ini panjangnya sekitar 30 meter, bila berjalan di atasnya kita serasa berjalan diatas kereta apai karena jembatan juga akan ikut bergoyang.

Sementara untuk mencapai Jembatan Lubuk Kuok, cukup dengan waktu 5 menit dari arosuka atau 10 menit dari Kota Solok, serta bisa ditempuh dengan kendaraan  roda empat dan roda dua (wandy)

Post a Comment