Ads (728x90)

PADANGPOS.COM (Padang)-Sebagai kepala Dispenda Kota Padang, Adip Alfikri punya kiat untuk mengingatkan penunggak pajak dengan memasang striker dengan plang, yang bertujuan untuk mengingatkan.

"Peningkatan Pendapatan Asli Daerah sudah merupakan tekad dari Dinas Pendapatan Daerah (Dipenda) Kota Padang dan saya akan terus berupaya," kata Kadispenda Kota Padang, Adip Alfikri, Sabtu, 17 Desember 2016.

Menurut Adip Alfikri, Dispenda akan terus mendatangi para penunggak PBB-P2 (Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan) tersebut. "Tujuannya, hanya untuk mempertanyakan keseriusan wajib pajak atas tunggakan PBB-P2," katanya.

Sedangkan pemasangan striker, kata Adip, hanya untuk untuk memmberitahukan pada objek pajak yang bermasalah atau objek pajak yang tidak mengindahkan teguran-teguran. "Kemudian, saya ingin melihat secara ril persoalan wajib pajak yang telah menunggak cukup lama, ada yang menunggak selama tiga tahun, dan ada juga yang lima tahun," kata Anak Nagari Taratak Paneh Kecamatan Kuranji Kota Padang ini. 

Setiap pemasangan stiker dan plang, kata Adip, bertujuan untuk menegaskan kembali sanksi denda dan atau bunga 2% per bulan bagi penunggak pajak, sebagaimana telah diatur dalam Perda Kota Padang Nomor 7 Tahun 2011 tentang PBB-P2.

“Jumlah tunggakannya cukup besar, dan kita berharap untuk segera dibayar. Kalau ada persoalan administrasi atau yang lainnya, sebaiknya wajib pajak datang ke kantor untuk kita carikan solusi,” ujar Adib.

Selanjutnya, Adib menghimbau kepada seluruh masyarakat Kota Padang untuk segera membayar PBB-P2 tahun ini, karena masih ada waktu hingga 31 Desember. Dan akan menjadi tunggakan jika pembayaran pajak lewat dari tanggal tersebut. (tf/ul/bom)

Post a Comment