Ads (728x90)


PADANG - Badan Narkotika Kota (BNK) Padang terus menggiatkan program pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN). Alhasil, hingga saat ini telah terbentuk satuan tugas (Satgas) Anti Narkoba kecamatan, Kampung Bebas dan Bersih Narkoba kecamatan serta Penggiat Anti Narkoba tingkat mahasiswa dan kepemudaan. Kemudian tak hanya itu, aksi selanjutnya pun dilakukan seperti menggandeng pihak sekolah melalui kegiatan “Jambore BNK Padang Goes To School”.

“Kali ini kita melaksanakan Jambore BNK Padang Goes To School di SMAN 5 Padang. Kegiatan ini bertujuan, untuk menciptakan sekolah percontohan yang bebas narkoba. Sehingga pelajar dan majelis guru diharapkan, bisa mengantisipasi penyalahgunaan narkoba secara dini di lingkungan sekolahnya masing-masing,” terang Ketua BNK Padang, H. Emzalmi kepada wartawan usai menjadi pembina upacara pembukaan Jambore BNK Padang Goes To School di SMAN 5, Sabtu (17/12) pagi.

Emzalmi mengatakan, dalam pencegahan dan penanggulangan narkoba, di samping dilakukan oleh pihak terkait juga memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Baik dari tokoh masyarakat, alim ulama, majelis taklim, unsur organisasi kepemudaan, perguruan tinggi dan pihak sekolah.

“Dalam Jambore ini para murid saling aktif berdiskusi, mendapatkan pencerahan dari beberapa nara sumber serta pembekalan dari berbagai media seputar bahaya narkoba. Jadi itu yang kita ingijnkan. Sehingga jika pelajar dan semua orang berbicara narkoba, Insyaallah penyalahgunaan narkoba akan dapat ditekan sehingga bandar narkoba pun tidak akan bisa bergerak lagi,” tukas Wakil Walikota Padang itu.

Kepala Kantor Kesbangpol Kota Padang, Eri Sendjaya selaku Ketua Panitia Jambore BNK Goes To School menyebutkan, kegiatan tersebut diikuti sebanyak 250 murid SMAN 5 selama tiga hari dari Jumat hingga Minggu (16-18/12) yang bertempat di lingkungan sekolah setempat.

“Dalam kegiatan ini, peserta diberikan beberapa materi seputar narkoba berdasarkan dampak dan kiat mengatasinya. Di samping itu juga dilaksanakan out bond, lalu testimoni mantan pengguna narkoba yang ditutup dengan muhasabah dan kearifan lokal. Adapun dalam kegiatan ini kita mengangkat tema “Tak Kenal dengan Narkoba, Hidup Pasti lebih Bermakna,” sebutnya.

Sementara itu Kepala SMAN 5 Padang, Hj. Yenni Putri mengaku senang diadakannya Jambore BNK Padang Goes To School di SMAN 5. Di samping itu pihak sekolah juga menyambut atas penunjukan SMAN 5 sebagai percontohan sekolah bebas narkoba di Kota Padang.

"Alhamdulillah, pihak sekolah bertekad untuk bisa menanggulangi penyalahgunaan narkoba di SMAN 5. Insyaallah ke depan kita akan berupaya memberikan sosialisasi dan memperbanyak peluang berkreasi bagi anak-anak. Kemudian kita juga berniat, akan memasukkan materi narkoba ke dalam mata pelajaran. Sehingga nantinya sebelum memulai pelajaran, bapak dan ibu guru terlebih dahulu akan menyampaikan apa itu narkoba beserta dampak negatifnya kepada murid,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut dilakukan pembacaan Surat Keputusan (SK) Ketua BNK Padang tentang penunjukan SMAN 5 Padang sebagai Sekolah Bebas Narkoba disertai pemasangan pin “Stop Narkoba” kepada peserta Jambore. Adapun selain itu juga dilakukan secara bersama-sama pelepasan bibit ikan bantuan dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) serta penyemaian tanaman sehat di lingkungan sekolah tersebut. (David/ Faisal)

Post a Comment