Ads (728x90)

BIJAK ONLINE (Padang)-Rahma (24) Kota Padang, meminta Satpol PP Kota Padang untuk bertindak tegas dengan membongkar lapak-lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang memanfaatkan trotoar dan fasiliatas umum lainnya untuk berdagang.

”Hak kami sebagai pejalan kaki, telah dirampas para Pedagang Kaki Lima (PKL), yang seenaknya saja berjualan di trotoar," kata Rahma.

Menurut Rahma, Satpol PP Padang harus bertindak tegas dan bongkar. Soalnya, PKL tak hanya merampas hak pejalan kaki, tetapi juga membuat kota sembraut dan tak punya estetika lagi. "Berapa banyak pejalan kaki yang terusik dibuat PKL tersebut," kata wanita berparas cantik ini.

Kemudian, kata Rahma lagi, dirinya terpaksa melintasi jalan untuk menghindari PKL yang tak memikirkan pula keindahan kota dan hak pejalan kaki. "Saya berharap Pol PP Padang, jangan sampai angek-angek cirit ayam dalam menertibkan PKL yang memanfaatkan trotoar untuk berjualan," tambahnya.

Menanggapi keluhan warga bernama Rahma tersebut, Plt Kasatpol PP Padang, Eddy Asri menegaskan, pihaknya telah melakukan mediasi dengan para PKL yang memanfaatkan trotoar untuk berjualan. Bahkan, sebelum mengambil kebijak, Pol PP Padang telah melakukan komunikasi secara humanis dan familiar.  "Tapi sangat disayangkan para PKL masih saja membandel dan mengabaikan teguran lisan yang disampaikan," katanya.

Kemudian,  kata Eddy Asri, pihaknya telah memberikan surat peringatan tertulis kepada para PKL sepanjang jalan Pemuda dan jalan Olo Ladang Kecamatan Padang Barat, karena PKL tersebut tidak mengindahkan mediasi, dan teguran lisan yang disampaikan petugas minggu yang lalu. "Kini, saya sudah memberikan surat perintah bonkar tehadap PKL tersebut dalam waktu 7 X 24 jam," tegasnya. (TIO/rel)










Post a Comment