Ads (728x90)

BIJAK ONLINE (Padang)-Arcandra Tahar yang dilantik sebagai Wakil Menteri Energi Sumber Daya Mineral, Jumat, 14 Oktober 2016 lalu yang sama-sama alumni SMPN 13 Padang, sama M  Ichlas El qudsi berjanji akan menemui Walikota Padang, Mahyeldi Ansyarullah. Tujuannya untuk membicarakan pasangan Mahyeldi di Balon Walikota Padang, 2018 mendatang.

"Dari informasi yang dapek dari kampuang, pak Archandra akan mengusulkan Michel jadi wakil walikota mendampingi pak Mahyeldi," kata Anasrul Abang, melalui selulernya, Sabtu, 28 Januari 2017.

Moment yang dirancang  Archandra sama Michel, kata Anasrul Abang, reuni SMPN 13 Padang yang akan dilaksanakan secara besar-besaran dengan mengundang Walikota Padang, Mahyeldi Ansyaruulah. "Kalau rencana Archandra dan Michel ko teralisasi, maka suaro dari Koto Tangah pacah mah," ujar calon notaris ini.

Dinamika politik yang terjadi ini, mungkin karena tak ada dialog politik  antara Michel dengan tokoh masyarakat i Koto Tangah. "Jadi wajar saja, jika Michel yang merasa diabaikan atau tak dilirik,  melakukan pergerakan politik untuk mencari celah agar bisa  lagi maju  di Pilwako Padang, walupun dengan target sebagai wakil walikota," tambah anak Nagari Naggalo ini.

Tampanya, kata Anasrul Abang yang akrab dipanggil Bang Anas, Michel telah mengkaji dan menganalisa, peluang Walikota Padang Mahyeldi masih diatas angin karena pencitraannya boleh dikatakan sangat luar biasa bermain ditingkat bawah, seperti program Jumat Kelililing, Makan Saur bersama masyarakat kurang mampu, bedah rumah. "Yang paling menonjol itu, pak Mahyeldi sebagai walikota tak pormal dan bersahaja, alias tidak sombong dan anggkuh," katanya.

Bisa jadi saja Michel mengambil sikap dan prinsip, setelah membaca peluang Mahyeldi, lebih baik menjadi wakil, tapi jadi, daripada nomor satu tapi gigit jari. "Analisa politik Michel ini boleh juga lah," kata Bang Anas sembari menyebutkan sosok figur Michel juga tak bisa dipandang sebelah mata. 

Berdasarkan data, M. Ichlas El Qudsi atau lengkapnya H. Mohammad Ichlas El Qudsi, S.Si., M.Si., lahir di Kota Padang, 26 Juni 1970. Dari sisi pendidikan, Michel setelah berhasil meraih  S1 sebagai sarjana Ilmu Biologi Unand Padang, 1989, langsung melanjutkan studi Magister PPS FISIP UI Jakarta 2010.

Di bidang organisasi, Michel memulai Ketua OSIS SMP Negeri 13 Padang (1984-1985), Sekretaris Umum kelompok Ilmiah Remaja SMA Negeri 2 Padang (1987-1988). Kmudian, saat  kuliah,  Michel juga aktif di Senat Mahasiswa dan pernah menjadi Ketua Senat FMIPA Universitas Andalas Padang pada tahun 1992-1993. "Pada tahun yang sama, Michel terpilih sebagai Ketua Pembinaan Anggota (PA) Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Padang, Wakil Ketua Kelompok Cinta Alam/Lingkungan Hidup Raflesia Padang pada tahun 1990-1991," kata Bang Anas.

Selanjutnya, di tahun 2002, Michel mendirikan Institute For Exelent Leadership Development (IELD) di Jakarta, dan menjabat sebagai Direktur Eksekutif-nya. Pada tahun 2004 juga mendirikan Michel El Qudsi Leadership Centre (MLC) yang berpusat di Jl. Cisadane 11A, Jakarta Pusat. "Sayangnya setelah menjadi anggota DPR RI, Michel gagal menjadi Walikota Padang dan wajar saja sekarang, Michel memposisikan diri sebagai wakil," tambahnya. (PRB)

Post a Comment