Ads (728x90)

Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni ketika menerima Penghargaan Peduli Pendidikan Agama Dalam Pembangunan MAN IC dari Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin di Jakarta.

PADANG POS.COM (Padang Pariaman)-Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni menerima penghargaan sebagai Pemerintah Daerah Peduli Pendidikan dan  Berkontribusi dalam pembangunan Madrasah Aliyah Insan Cendikia  (MAN IC) dari Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun 2017.  

Bupati Ali Mukhni merupakan satu-satunya Kepala Daerah dari Sumatera Barat yang memperoleh penghargaan dari Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin sewaktu Resepsi Hari Amal Bakti (HAB) Kemenag tahun 2017 di Jakarta, Jum'at ( 20 Januari 2017. 

Penghargaan bergensi ini mengukuhkan Bupati Ali Mukhni sebagai Kepala Daerah yang peduli dan berkontribusi besar dalam memajukan pendidikan agama. Hal ini dibuktikan dengan lancar dan aman pembangunan MAN IC di Nagari Sintuk, Kecamatan Sintuk Toboh Gadang, Kabupaten Padang Pariaman. "Keberadaan MAN IC di Padang Pariaman berkat kerja keras dan kegigihan Bupati Ali Mukhni. Jadi layak diapresiasi  Pemerintah" kata Menag Lukman Hakim Saifuddin dalam sambutannya sebagaimana dikutip Kabag Humas Hendra Aswara. 

Dikatakan Menag,  Pemerintah memberikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah sebagai ekspresi kesyukuran dan pengakuan. Kita memiliki pemimpin yang peduli dan mewakafkan dirinya untuk pendidikan Islam, agar terus maju dan berkembang di seluruh pelosok tanah air.

"Selamat kepada Bapak Bupati dan Walikota. Hal ini suatu kebanggaan bagi kita semua dapat berkumpul dengan para pionir dan inspirator pendidikan Islam dari seluruh Indonesia" sebut Politisi PPP itu. Sementara itu ditempat yang sama,  Bupati Ali Mukhni menyebutkan, MAN IC  berdiri diatas lahan seluas 10 (sepuluh)  hektar. Lokasi sangat strategis yang berjarak 25 Kilometer dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM) dengan jarak tempuh sekitar 30 (tiga puluh) menit, jelasnya. Awal pembangunan tahun 2013 dengan dana awal sebesar 60 Milyar. Dana itu untuk Gedung Perkantoran, Ruang Kelas dan Asrama yang sangat representatif. Sehingga peserta didik nyaman dalam proses belajar dan maupun ketika beristirahat. 

"Perjuangan mendapatkan MAN IC sangatlah berat. Kita bersaing dengan Kabupaten dan Kota di dalam dan luar Sumatera Barat.  Alhamdulillah, berkat doa dan dukungan masyarakat, apa yang kita cita-citakan dikabulkan Allah SWT" ujar Bupati  yang mantan Guru ini.Ditambahkannya, pada Tahun Pelajaran 2016/2017 ini, MAN IC telah menerima Siswa dengan sistim online melalui persyaratan yang ketat sebanyak 96 (sembilan puluh enam) orang.  Salah satu persyaratan harus hafal ayat suci Al-Qur'an minimal 1 (satu) Juz 
Ia menjamin tidak ada intervensi siapapun dalam penerimaan siswa, begitu komitmen dari Pemerintah Pusat."Bersyukurlah jika ada anak-anak kita yang menempuh pendidikan di MAN IC. Lulusan dari sana nanti, ucap Bupati, akan diterima di Perguruan Tinggi favorit. Para tamatan MAN IC kelak telah menguasai setidaknya tiga atau empat bahasa asing" ujar alumni IKIP Padang yang juga meraih penghargaan Gerakan Magrib Mengaji dari Menag.

PEMBANGUNAN ASRAMA HAJI
Bupati Ali Mukhni apresiasi juga kepada Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin yang berkomitmen melanjutkan pembangunan Asrama Haji di Nagari Sungai Buluh, Kecamatan Batang Anai.Lahan yang disediakan seluas 10 ( sepuluh) hektar yang sudah dibaliknamakan kepada Kementerian Agama RI. Asrama Haji ini merupakan yang terluas di Sumatera nantinya. Komplex Asrama berjarak sekitar 10 (sepuluh( kilometer dari BIM dengan jarak tempuh 15 menit.

"Tadi sudah kita sampaikan harapan masyarakat Sumatera Barat, khususnya Padang Pariaman untuk kelanjutan Asrama Haji.

"Alhamdulillah, Pak Menteri Agama sangat respon dan kembali menganggarkan tahun ini" ujar Bupati didampingi Kadis Dukcapil M. Fadhly 

Dijelaskan juga, pada tahun 2015 lalu, Kemenag telah menganggarkan dana awal sebesar Rp100 Milyar. Namun disayangkan hanya dapat terserap 50% saja. Tahun 2017 ini direncanakan anggaran sebesar 20 Milyar untuk kelanjutan bangunan. 

"Desain awal pembangunan Asrama Haji ini akan menelan dana Rp 800 Milyar dari APBN. Sedangkan Pemkab Padang Pariaman menganggarkan pembuatan Gerbang dan akses jalan masuk sepanjang 800 (delapan ratus) dengan lebar 30 (tiga puluh) meter , jelas Bupati. (Saco).***

Post a Comment