Ads (728x90)

PADANGPOS(PADANG) – Di 2017 ini banyak sekali perubahan-perubahan yang terjadi pada Pemerintah Kota (Pemko) Padang disertai pembaharuan-pembaharuan dalam penataan kepegawaian berdasarkan Undang-Undang No.5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). Sehingga itu diharapkan, ASN harus benar-benar profesional, bebas dari intervensi politik, bersih dari korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) serta mampu menyelenggarakan pelayanan publik bagi masyarakat. 

"Tidak hanya itu, ASN juga harus menjadi unsur perekat persatuan dan kesatuan bangsa berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar (UUD) Negara Republik Indonesia," kata Walikota Padang, H. Mahyeldi Ansharullah dalam amanatnya saat menjadi Pembina Upacara Bulanan Pemko Padang di pelataran parkir Gor H. Agus Salim, Selasa (17/1) pagi.

Walikota mengatakan, dalam hal keprofesionalan, saat ini posisi jabatan telah ditentukan sesuai profesi dan keahlian menyusul adanya pembentukan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terbaru. Dengan demikian pegawai yang tidak mempunyai keahlian dan pengalaman tentu akan mengalami kesulitan terhadap berbagai tantangan ke depan.

“Oleh sebab itu kepada seluruh ASN di lingkungan Pemko Padang, mari kita tingkatkan kompetensi serta melahirkan gagasan-gagasan, ide-ide, dan pemikiran yang dituangkan dalam inovasi guna meningkatkan dan mempercepat proses pelayanan. Sehingga itu akan terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih (good governance dan clean governance),“ imbuhnya.

Upacara yang rutin diadakan tiap bulan itu berlangsung khidmat, dengan dihadiri Wakil Walikota Padang, H. Emzalmi, Sekda Asnel beserta Kepala OPD dan seluruh ASN di liingkup Pemko Padang. (David/hms)

Post a Comment