Ads (728x90)

Keterangan  foto : Bupati Ali Mukhni didampingi Sekda Jonpriadi menghadap Menteri PAN dan RB Asman Abnur dalam rangka konsultasi program inovasi pelayanan publik di Jakarta baru-baru ini.

PADANG POS.COM (Padang Pariaman)-Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni menyebutkan, adanya tuduhan mengenai minim penyerapan anggaran di Pemerintah Daerah,  yang selalu dipermasalahkan dengan tudingan "buruknya kinerja birokrasi" dijadikan bahan evaluasi untuk mendorong terciptanya multi efek terhadap ekonomi di daerah. 
 "Yang jelas anggaran APBD tahun 2016 sebesar Rp. 1,351 triliun telah terserap mencapai Rp. 1,260 triliun atau 93,29 persen," kata Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni ketika berbincang-bincang disela-sela kunjungan kerja ke Tiram, Ulakan Tapakih, Selasa 10 Januari 2017.

 Menurut bupati, adapun serapan yang menggembirakan pada Dinas Pekerjaan Umum (PU) pada pekerjaan jalan, irigasi dan jaringan. "Dari dana Rp 206 Miliar yang disediakan,  dapat terserap mencapai Rp. 203 miliar atau 98,7 persen. Sedangan untuk kegiatan gedung dan bangunan, dari Rp 67 miliar  yang disediakan, telah direalisasikan sebesar Rp 62 miliar  atau 92,75 persen," ujarnya.

Sebagai bupati, kata Ali Mukhni, dirinya berupaya menterjemahkan dengan sungguh-sungguh peringatan yang disampaikan Presiden  Joko Widodo belum lama ini mengenai percepatan serapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). "Jadi apa yang saya lakukan selalu berpedoman dengan arahan yang disampaikan pak presiden," kata  Bupati Ali Mukhni didampingi Kabag Humas Hendra Aswara

Kemudian, kata Ali Mukhni, dirinya  terus melakukan komunikasi antar Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD). "Kebijakan saya ini tentu di bawah koordinasi Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) dan makanya, seluruh SOPD berupaya semaksimal mungkin penyerapan APBD untuk pembangunan Padang Pariaman kedepannya dan kita apresiasi kepada Dinas PU yang bekerja sungguh-sungguh supaya pembangunan dapat dinikmati masyarakat" katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur terus melakukan pemantauan, pengawasan dan menjalin koordinasi keseluruh SOPD Padan Pariaman, termasuk urusan penyerapan anggaran serta penyelesaian masalah di lapangan.

Kedepan, kata Suhatri, Bur, menghadapi APBD th 2017, agar penyerapan anggaran semua urusan terealisasi sesuai target, harapnya. "Kegagalan capaian target penyerapan anggaran, akan terjadi dana yang menganggur.  Apabila pengalokasian anggaran efisien, maka akan berbanding lurus dengan pembangunan Padang Pariaman " ujar Wabup. "Ke depan, serapan anggaran per SOPD harus lebih baik lagi. Jika tidak, akan dievaluasi dan diganti" tegas Wabup Suhatri Bur mengingatkan. ( Saco ). ***

Post a Comment