Ads (728x90)

Wabup Padang Pariaman Suhatri Bur dalam kegiatan acara jamuan Maulid Nabi di Nagari Lareh Nan Panjang, VII Koto Sungai Sariak.

PADANG POS.COM (Padang Pariaman)-Wakil Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur mengatakan, program pembangunan akan terwujud, jika semua pihak bekerjasama saling bahu membahu, saciok bak ayam sadanciang bak basi, sehingga apapun program yang dirancang akan terlaksana dengan baik.

"Pemerintah menginginkan ada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Tidak akan dapat terlaksana hanya mengharapkan bupati, wakil bupati dan perangkat pemerintah lainnya untuk bekerja dan dibutuhkan dukungan dari semua unsur yang ada," jelas Wabup didampingi Kepala Balitbangda, Ali Amran dan Kepala Dinas Kominfo Zahirman Kadar  ketika acara jamuan Maulid Nabi di Nagari Lareh Nan Panjang, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak,  Selasa, 24 Januari 2017.

Menurut Suhatri Bur, pembangunan tidak dapat terlaksana hanya mengandalkan dana APBD. Namun butuh dukungan semua pihak."Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat baik di kampung maupun di rantau untuk bersama-sama mendukung program pembangunan yang telah direncanakan masyarakat bersama Pemerintah," harapnya. 

 Pemerintah Daerah berkeinginan kuat untuk mensejahterakan masyarakat sesuai Visi Misi Pemerintah Daerah  mewujudkan Padang Pariamanyang religius, cerdas dan sejahtera. Kesemua program-program yang direncanakan yang belum tertampung di APBD, kita upayakan dari dana lain melalui secara bersama masyarakat seperti badoncek. Seperti dari Baznas Padang Pariaman , bisa dimintakan untuk membayarkan insentif Guru- Guru mengaji dengan syarat TPA, TPSA terdaftar di Kementerian Agama melalui Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan.

Kemudian, kata Suhatri Bur,  berdasarkan data informasi dari kepolisian, Padang Pariaman termasuk rawan kriminal pelecehan seksual dan penyalahgunaan narkoba. Untuk itu , ia mengajak masyarakat agar bersama-sama melindungi anak-anak yang merupakan sumber daya manusia masa depan, terjauh dari pelecehan seksual dan penyalahgunaan narkoba.

Ditambahkannya, Pemkab Padang Pariaman sudah membentuk Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli). Kalau ada yang melakukan pungli walau hanya Rp10.000 (sepuluh) segera laporkan ke Satgas supaya diusut. Jika tidak ada dasar hukum memungut, maka itu disebut pungli," tegasnya. 

Wabup mengakhiri sambutan menyampaikan, Rajang Lubuak Tano pada tahun 2017 ini akan segera diperbaiki dan diganti menjadi Jembatan, sehingga perhubungan kian lancar antara Padang Sago dengan VII Koto Sungi Sariak. (Saco).***

Post a Comment