Ads (728x90)

PADANG – Walikota Padang, H. Mahyeldi Ansharullah Dt Marajo merespon positif sebuah program atau aksi sosial yang dilakukan pengurus Masjid Babussalam Kelurahan Ulak Karang Utara Kecamatan Padang Utara. Pasalnya, dengan menggunakan uang kas masjid yang terkumpul, dapat memberikan santunan untuk biaya pendidikan bagi para anak yatim/dhuafa khususnya yang berdomisili di kisaran masjid tersebut. “Saya kira ini sesuatu program yang luar biasa. Semoga menjadi pahala yang menghantarkan kita masuk ke dalam sorga,” sebut Walikota saat diminta menyerahkan santunan kepada 35 orang anak yatim/dhuafa yang berada di sekitar kawasan masjid tersebut, kemarin. Wako berharap program tersebut terus berlanjut hingga masa-masa yang akan datang. Dimana santunan itu diamanahkan untuk biaya pendidikan yang diterima anak yatim dan dhuafa. Sehingga dengan itu, bagi para orang tua diharapkan juga senantiasa mendorong mereka untuk senantiasa salat berjamaah ke masjid. “Semoga upaya yang dilakukan pengurus masjid Babussalam ini juga dapat ditiru pengurus-pengurus masjid lainnya di kota ini. Karena memang, pengurus masjid itu adalah orang yang mau dan mampu mengurus. Dan dalam mengurus itu tidak hanya terhadap fisik masjid saja, namun juga terhadap masyarakat di sekitar masjid seperti yang dilakukan kali ini,” tukasnya. Pengurus Masjid Babussalam, Amril Bakarudin dalam kesempatan itu menyebutkan, santunan ini merupakan program dari pengurus masjid Babussalam dalam melakukan pembinaan bagi para anak yatim dan dhuafa yang jumlahnya sebanyak 35 orang. Adapun dana santunan tersebut bersumber dari uang kas/iuran masjid yang dikumpulkan, kemudian diserahkan kepada anak-anak untuk satu tahunnya seperti di 2017 ini lebih kurang Rp 74 juta. "Insyaallah dana tersebut akan kita berikan secara perminggu sebanyak Rp 20 ribu untuk anak-anak kita ini. Program ini kita lakukan bagaimana mendorong anak-anak kita khususnya para yatim dan dhuafa mencintai masjid dan senantiasa taat beribadah. Jadi, janganlah kita pandang uang dan materi yang diberikan, tapi pandanglah bagaimana kita agar selalu mencintai masjid,” imbuhnya. (David/ Fs/ Zy)

Post a Comment