Ads (728x90)

Terlihat Bupati Ali Mukhni tanpa alas kaki, didampingi Wabup Suhatri Bur ketika meninjau proses pembukaan jalan dan pembersihan lahan kawasan terpadu di Tarok, Nagari Kapalo Hilalang Kecamatan 2 X 11 Kayu Tanam, Selasa (14/2).

PADANG POS.COM (Padang Pariaman)-Pembangunan kawasan pendidikan Perguruan Tinggi di Kabupaten Padang Pariaman mulai dilaksanakan pekerjaannya, dengan telah dimulai  pembukaan jalan dan pembersihan lahan ke lokasi yang berpusat di Tarok, Nagari Kapalo Hilalang, Kecamatan  2 X 11 Kayu Tanam. 

Sesuai rencana, di kawasan tersebut  akan dibangun 4  Kampus Perguruan Tinggi, dan satu unit Rumah Sakit Vertikal, serta perkantoran yang terletak di atas tanah seluas 697 hektare. 

"Alhamdulillah, hari ini 1 (satu) unit eskavator sudah standby untuk pembukaan jalan dan landclearing. Mohon dukungan dan partisipasi warga masyarakat untuk kelancaran pembangunan ini, " kata Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni didampingi Wabup Suhatri Bur di sela-sela sewaktu melakukan kunjungan ke lokasi pembangunan pembukaan ruas jalan Hilalang, Selasa, 14 Februari 2017. 

Yang hebatnya, kondisi hujan lebat, tak menghalangi niat Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni untuk meninjau pembukaan jalan. Bahkan, terlihat bupati tanpa alas kaki, ikut mengarahkan operator eskavator agar bekerja ekstra dan memastikan persediaan bahan bakar. "Jika lahan sudah ready, tentu pembangunan fisik sudah bisa dimulai," kata Peraih Penghargaan PWI Sumbar ini. 

Dikatakannya,  juga dilakukan proses pembuatan sertifikat tanah yang difasilitasi Badan Pertanahan Nasional (BPN). Sertifikat akan dibagi sesuai peruntukan Kampus Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang seluas 50 hektare, Kampus Politeknik Negeri Padang seluas 50 hektare, Kampus Fakultas Pariwisata dan Perhotelan Universitas Negeri Padang (UNP) seluas 20 Hektar, Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Syekh Burhabuddin seluas 20 hektare, Kampus Universitas Bisnis Internasional (UBI) 20 hektare, Rumah Sakit Vertikal seluas 50 hektare, Gedung Diklat BPN dan kawasan Perkantoran.

"Proses penerbitan sertifikat dari BPN yang juga dapat dukungan dari masyarakat dan Ninik Mamak yang tergabung dalam Kerapatan Adat Nagari (KAN) Kapalo Hilalang," ujar Alumni Lemhanas tahun 2012 itu.

Ke depan, kata Ali Mukhni kita mengupayakan sarana transportasi Kereta Api (KA) untuk memasuki areal Kampus nantinya. Ia mengaku, telah melakukan pembicaraan awal dengan Gubernur Sumbar dan Kementerian Perhubungan di Jakarta. "Wacana dan ide kita, sangat direspon positif dari Kemenhub. Tentu terlebih dahulu akan dilakukan studi kelayakannya," sebut mantan Guru itu.

Adanya program Kereta Api masuk Kampus nanti, akan mengurai kemacetan di jalan. Gubernur Sumbar."Kemenhub mendukung sangat, hal ini untuk kepentingan umat,"  Koordinator APKASI Sumbar. 
Wabup Suhatri Bur diberi tugas khusus oleh Bupati Ali Mukhni untuk mengawal proses pembebasan lahan. "Kita optimis Kapalo Hilalang dan Kayu Tanam akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dalam lima tahun ke depan" kata Ali Mukhni.Dijelaskannya, lahan yang diperuntukan Pusat Pendidikan ini merupakan tanah erpach atau tanah milik negara yang diperuntukan sepenuhnya agar dikelola Pemerintah Daerah. 

Adapun akses masuk ke lokasi itu, tidak jauh dari Kampus INS Kayu Tanam dipinggir jalan Nasional Padang-Bukittinggi dengan jarak tempuh 2,5 Kilometer dengan lebar jalan 50 (lima puluh) meter.  Ketua KAN Kapalo Hilalang Asrizal, mendukung program pemerintah yang menjadikan nagari Kapalo Hilalang sebagai pusat pembangunan strategis baik pendidikan, kesehatan dan perkantoran pemerintahan. "Pembangunan ini tentunya akan menyerap tenaga kerja, mengurangi pengangguran, ekonomi menggeliat dan masyarakat sejahtera. Kami warga masyarakat beserta Ninik Mamak, sangat mendukung sekali pelaksanaan program Pemerintah ini" kata Asrizal.

Dalam kunjungan kerja Bupati Ali Mukhni, didampingi diantaranya, Kepala Bappeda dan Litbang Ali Amran, Kadis PMPTP Hendra Aswara, BPN,  Camat 2x11 Kayu Tanam, Wali Nagari Kapalo Hilalang beserta masyarakat setempat. (Saco).***

Post a Comment