Ads (728x90)

Terlihat Ketua BPKRI Harry Azhar Azis sedang memberikan pencerahan "BPK GOES TO CAMPUS" di STIT Syech Burhanuddin Sumatera Barat, Pariaman, juga dihadiri Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni, anggota DPR-RI Refrizal.

PADANG POS.COM (Padang Pariaman)-Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI,  DR. Harry Azhar Azis, MA memuji keberhasilan Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Padang Pariaman Provinsi Sumatera Barat.

Pujian kepada Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni ketika berbicara dalam kegiatan BPK Goes to Campus di Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Syech Burhanuddin di Pariaman, Kamis, (16/3).

Disebutkannya,  ada 4 (empat) hal yang menjadi perhatian, pertama Realisasi APBD 2016 sebesar 95,52% merupakan yang tertinggi di Sumatera Barat. Artinya, Sistim Perencanaan, Pelaksanaan dan Pengawasan Keuangan Daerah telah berjalan dengan baik. Kedua, Pembangunan Infrastruktur seperti Jalan, Jembatan dapat terealisasi sebesar 98,17%. Ketiga, Penyusunan APBD 2017 dimana belanja modal sebesar 54% dan belanja pegawai hanya 46%. Keempat, Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap LKPD 2016, ujarnya.

"Saya kira Pak Ali Mukhni, salah satu Bupati terbaik di Indonesia" kata Ketua BPK RI Harry Azhar Azis.Selanjutnya, atas kegigihan dan keberhasilan Bupati Ali Mukhni yang berhasil menggaet triyunan dana pusat dalam membangun mega proyek di Sumatera Barat. "Perlu diapresiasi dan mungkin salah satu Bupati terbaik di Indonesia" sebut mantan anggota DPR-RI itu.

Pembangunan Gedung Balai Diklat Pelayaran di Tiram seluas 50 (lima puluh) hektar, misalnya yang akan menelan dana 1,3  (satu koma tiga) Trilyun. Ia tahu untuk mendapatkan program Nasional, seorang Kepala Daerah harus "nyinyir" dan harus lihai dalam pembebasan lahan.

"Kita bangga,  kelak Balai Diklat Pelayaran menjadi yang termegah di Indonesia. Jadi pelaut kita bisa bersaing di dunia Internasional" ujar pria kelahiran Tanjung Pinang Kepulauan Riau.

Sementara itu, Bupati Ali Mukhni mengatakan apresiasi yang dilontarkan Ketua BPK RI itu merupakan suatu motivasi untuk bekerja lebih baik lagi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Berbagai Keberhasiln yang dicapai merupakan buah kerja keras seluruh stakeholders dan dukungan masyarakat ranah dan rantau. Melayani masyarakat merupakan komitmen dalam memimpin Derah yang dikenal penghasil coklat. "Sering saya sampaikan bahwa kita jadi Penjabat di Padang Pariaman, adalah Pelayanan Masyarakat. Dengan motto kebersamaan kita bangun Padang Pariaman" kata Ali Mukhni.
Ditambahkannya,  telah teman sesama Bupati dan Walikota yang bertanya. Apa saja kiat dalam menggaet dana Pusat dan merealisasikan anggaran secara maksimal itu.

Ia memberikan tips agar setiap Kepala Daerah harus rajin ke lapangan, tinjau pekerjaan secara langsung dan jangan percaya dengan laporan anak buah semata. Kemudian , seluruh pekerjaan fisik melalui Layanan Pengadaan secara Elektronik harus dilaksanakan awal tahun. Menurut laporan, Padang Pariaman
merupakan Daerah yang pertama mengumumkan paket tender sebanyak 33 (tiga puluh tiga) paket pada bulan Januari lalu. Kita optimis bisa mendorong sebanyak 110 (seratus sepuluh) paket lelang pada akhir Maret ini.

"Jadi seluruh pekerjaan fisik telah selesai bulan Oktober nanti" kata Peraih Penghargaan  Satya Lencana Pembangunan itu.Berkat kerja keras itu,  Padang Pariaman diapresiasi positif  Pemerintah Pusat. Buktinya, Padang Pariaman mendapatkan Dana Insentif Daerah sebanyak 51 lima puluh satu) Milyar. Dana tersebut akan digunakan untuk pembangunan yang dibutuhkan masyarakat. Pembangunan Fisik 2017, kata Ali Mukhni,

Diantaranya,  Lanjutan Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Parit Malintang sebesar 30 (tiga puluh)  Milyar, Jembatan Guguk Kayu Tanam sebesar 5 (lma) Milyar, Lanjutan  Pembangunan Mesjid Agung Syekh Burhanuddin sebeaar 4 (empat) Milyar, Lanjutan Pembangunan Mesjid Raya Padang Pariaman sebesar 10 (sepuluh) Milyar dan Lanjutan Pembangunan Perkantoran Kawasan Ibukota, ujar Bupati Ali Mukhni. Dalam kegiatan di Ksmpus STIT Syech Burhanuddin ini ikut dihadiri anggota DPRR Refrizal, Kepala BPK Perwakilan Sumatera Barat Eliza, Sekdakab Jonpriadi dan Kepala BPKD Hanibal, SE, MM. (Saco).***

Post a Comment