Ads (728x90)

PADANGPOS (Padang) - Intensitas program ‘Gerakan Shalat Subuh Berjamaah' terlihat terus meningkat dilakukan para anak didik di Kota Padang. Hal itu mengingat, seiring terus bertambahnya jumlah 'Pejuang Subuh' yang terdiri dari murid SD, SMP dan SMA sederajat di kota ini. Dimana Minggu (2/4/2017) ba'da subuh, sebanyak 13 orang pejuang subuh yang berada di Kelurahan Koto Baru Nan XX Kecamatan Lubuk Begalung menerima reward yang diserahkan langsung Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah.

“Alhamdulillah, kita sangat bangga dan bersyukur sekali, sebanyak 13 orang anak didik di Koto Baru ini telah mampu melaksanakan shalat subuh secara berjamaah tanpa terputus selama 40 hari. Ini merupakan kemajuan yang luar biasa, oleh karena itu mari senantiasa kita dorong dan motivasi mereka selaku calon-calon pemimpin bangsa ini di masa depan,” sebut Walikota di hadapan jamaah sebelum menyerahkan reward bagi Pejuang Subuh di Masjid Nurul Ikhlas Koto Baru pada kesempatan itu.

Walikota juga menyampaikan, atas nama Pemerintah Kota Padang mengucapkan terima kasih bagi semua pihak yang telah mendukung sehingga program tersebut telah berjalan secara maksimal.
"Terima kasih kepada pengurus masjid, para orang tua dan jamaah yang yang telah memotivasi anak-anak kita untuk melaksanakan salat subuh berjamaah selama 40 hari tanpa terputus di masjid/mushala dekat rumahnya masing-masing," imbuhnya.

Lebih lanjut kata Mahyeldi, program Shalat Subuh Berjamaah dengan Pejuang Subuh ini adalah bagian dari salah satu upaya Pemerintah Kota Padang untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan warga yang muslim khususnya generasi muda. Dimana sebutnya, program keagamaan ini telah berjalan sejak 2015 lalu yang juga bersamaan dengan dilaunchingnya program ‘Padang Menghafal Alquran’. Sementara selain itu, masih ada kegiatan pesantren di Bulan Ramadhan, wirid remaja mingguan, dan didikan subuh sebagai langkah menyiapkan pimpinan di masa depan.

“Saya lihat saat ini di Kota Padang, sudah banyak masyarakat khususnya peserta didik yang hafal Alquran dimana sudah terdapat lebih kurang 40 rumah tahfidz. Kita berharap, semoga program keagamaan terus berjalan secara baik dan didukung semua pihak, demi terciptanya generasi muda yang qurani secara berkelanjutan,” tukasnya mengakhiri. (David)

Post a Comment