Ads (728x90)

SIAPA yang menguasai tehnologi informasi dan komunikasi, dia lah yang sukses. Begitu ungkapan Alven Toffler, yang lahir di Brooklyn, New York City, 4 Oktober 1928, yang merupakan seorang penulis dan futurolog Amerika, yang dikenal juga karena karya-karyanya membahas mengenai revolusi digital, revolusi komunikasi, dan singularitas teknologi.

Kini, Sumatera Barat sangat membutuhkan percepatan pembangunan infrastruktur komunikasi, karena tahun 2018 mendatang, Kota Padang ibu kota  Sumatera Barat dipercaya sebagai tuan rumah penyelenggaraan Hari Pers Nasional (HPN 2018). Kenapa? Karena disaat pelaksanaan HPN terseut, semua  wartawan dari berbagai media, baik cetak, elektronik dan online se Indonesia akan berkunjungi ke Sumatera Barat dan secara langsung para wartawan tersebut akan melihat dan mengakses informasi tentang Sumatera Barat.

Untuk itu, Pemerintah Sumatera Barat haruslah memacu pembangunan sarana komunikasi untuk mensukseskan Hari Pers Nasional (HPN) 2018 tersebut. Kenapa? Karena komunikasi merupakan suatu proses penyampaian dan penerimaan pesan atau informasi diantara dua orang atau lebih dengan harapan terjadinya pengaruh yang positif dan menimbulkan efek tertentu yang diharapkan. Jadi bisa juga dikatakan kalau komunikasi merupakan persepsi dan apresiasi.

Kenapa Pemerintah Sumatera Barat harus memacu pembangunan Tehnologi Informasi Komunikasi tersebut? Karena di era degital dan global sekarang ini telah terjadi persaingan yang keras dalam dunia bisnis. Kini semua bisnis membutuhkan semua informasi yang sangat aktual, cepat dan dapat dipercaya. Bahkan, pergerakan bisnis yang semakin cepat sangat menuntut komunikasi, baik suara, data dan informasi,  yang lebih lebih cepat guna mempertahankan pelanggan, pemasok, dan, bahkan, dalam menghadapi persaingan. 

Kemudian perkembangan teknologi informasi telah berkembang luar biasa hebatnya baik dari sisi perangkat keras, perangkat lunak, atau sumber daya manusia yang mendayagunakannya. Saat ini kehidupan manusia mulai bergeser ke kehidupan komputasi persasif, suatu kehidupan yang meletakkan teknologi informasi sebagai bagian dari kehidupan manusia kapan dan dimana saja. Hal ini dapat diilihat dari prilaku manusia yang sudah mulai terbiasa dengan komputer, sudah mulai terbiasa dengan internet, dan sudah mulai merasakan bahwa sekumpulan kebutuhannya dapat dibantu oleh teknologi informasi. 

Pada awalnya, komunikasi dalam dunia bisnis dilakukan dengan menggunakan suatu perangkat komunikasi yang disebut telepon, dimana dengan alat ini para pelaku bisnis dapat menyampaikan informasi dan berkomunikasi dengan pihak lain dalam rangka menjalankan bisnisnya. 

Selanjutnya internet sebagai salah satu media Komunikasi Bisnis. Soalnya internet dapat diartikan sebagai jaringan komputer luas dan besar yang mendunia, yaitu menghubungkan pemakai komputer dari suatu negara ke negara lain di seluruh dunia, dimana di dalamnya terdapat berbagai sumber daya informasi dari mulai yang statis hingga yang dinamis dan interaktif. Makanya, secara umum ada banyak manfaat yang dapat diperoleh apabila seseorang mempunyai akses ke internet, yang berguna untuk kehidupan pribadi :kesehatan, rekreasi, hobby, pengembangan pribadi, rohani, sosial dan informasi untuk kehidupan profesional, pekerja :sains, teknologi, perdagangan, saham, komoditas, berita bisnis, asosiasi profesi, asosiasi bisnis, berbagai forum komunikasi. 

Satu hal yang paling menarik ialah keanggotaan internet tidak mengenal batas negara, ras, kelas ekonomi, ideologi atau faktor faktor lain yang biasanya dapat menghambat pertukaran pikiran. Internet adalah suatu komunitas dunia yang sifatnya sangat demokratis serta memiliki kode etik yang dihormati segenap anggotanya. Manfaat internet terutama diperoleh melalui kerjasama antar pribadi atau kelompok tanpa mengenal batas jarak dan waktu.

Untuk lebih meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Sumatera Barat, sudah waktunya para profesional di Ranah Minang ini memanfaatkan jaringan internet dan menjadi bagian dari masyarakat informasi dunia. 

Situs web perusahaan misalnya, telah menyediakan berbagai informasi. Banyak perusahaan dewasa ini menggunakan situs web unutk mengiklankan produk, menerima pesanan produk, meminta umpan balik pelanggan dan menerima karyawan. Mereka juga menggunakan internet untUk berkomunikasi dengan kelompok terpilih (pilihan).Salah satu penggunaan internet sebagai media komunikasi bisnis adalah dengan penggunaan email, karena email adalah sarana internet yang bisa menyajikan tulisan. 

Dengan telah dilaksanakannya Undang – undang nomor 22 tahun 1999 tentang Pemerintah Daerah, Pemerintah Daerah dituntut untuk mampu mengelola dan memanfaatkan sumber daya daerahnya secara optimal. Peningkatan kemampuan daerah dalam mengelola sumberdaya dimaksud merupakan suatu hal yang krusial dalam upaya meningkatkan kemakmuran daerah. Disamping itu, dalam perkembangan semangat demokrasi dimasyarakat, untuk mengatasi keterpurukan bangsa baik di sektor ekonomi maupun sosial / budaya, masyarakat menuntut terciptanya suatu sistim pemerintahan yang profesional, bersih dan berwibawa.

Untuk itu dibutuhkan langkah-langkah yang konkrit, kreatif dan efektif untuk meningkatkan kinerja pemerintah mulai dari tahap perencanaan , pelaksanan, dan pengawasan program – program pembangunan disegala bidang, sekaligus dapat mencerminkan transparansi dan akuntabilitas didalam seluruh proses kegiatannya. Berdasarkan fakta yang ada terhadap negara negara maju yang dinilai mempunyai kinerja pemerintahan yang efektif dan efisien dengan performa yang tranparan dan akuntabel. Maka dapat disimpulkan bahwa umumnya meningkatnya kinerja negara-negara tersebut berkat dukungan teknologi telekomunikasi dan informasi dalam pelaksaanaan sistim pemerintahannya.

Sementara di Sumatera Barat, masih ada beberapa daerah  yang belum terjangkau jaringan telekomunikasi, seperti di Kepulauan Mentawai, sebahagian Solok Selatan, Pasaman Barat, Pasaman, Sijunjung, Dhamasraya, Limapuluh Kota dan Kabupaten Solok. Terutama di daerah – daerah terisolir yang belum dapat dilewati kendaraan umum.

Jadi, apa yang  disampaikan Wakil Gubernur Nasrul Abit dalam  rapat Rekap Usulan KSU/USO Daerah 3 T di Provinsi Sumatera Barat, di Balai Penyediaan dan Pengelolaan Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika ( BP3TI) di Kementrian Komunikiasi  Informatika Jakarta, Selasa siang, 8 Agustus 2017 lalu, merupakan langkah pemerintahan Sumatera Barat memanfaatkan Tehnologi Informasi Komunikasi untuk mendorong kemajuan pembanguan di segala sektor. Kenapa? Karena Wakil Gubenur Sumbar, Nasrul Abid sengaja membawa rombongan untuk mengusulkan atau mengajukan permohonan penyediaan BTS (Base Tranceiver Stastions) dan akses internet ke pemerintahan pusat. Bahkan, Wagub Sumbar langsung pula membawa Bupati Solok Selatan, Muzni Zakaria, Wakil Bupati Mentawai Kortanius Sabeleake, Kadis Kominfo Yeflin Luandri, Kadis Kominfo Pasbar, Direktur BP3TI, Anang Latif dan Direktur Eokosistem Danny Januar.

Menurut Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit, sesungguhnya akses komunikasi dapat membantu dalam percepatan pembangunan di Sumatera Barat khususnya di kabupaten yang termasuk kabupaten tertinggal, yaitu Solok Selatan, Kabupaten Pasaman Barat dan Kab. Kepulauan Mentawai.

Keberadaan pembangunan infrastruktur Komunikasi Informatika dapat mempercepat akses pembangunan daerah terutama di daerah tertinggal, untuk dapat lepas dari kategori daerah tertinggal. Makanya, diusulkan pembangunan infrastrukur komunikasi dan informatika bagi daerah kabupaten Memtawai, Solok Selatan dan Pasaman Barat, agar segera lepas daerah tertinggal. 

Kemudian, Nasrul Abit juga berharap agar Bupati Mentawai, Solok Selatan dan Pasbar secepatnya menyampaikan usulan terhadap pembangunan infrastruktur, apa kendalanya seperti tanah atau lahan saat ini, sehingga semua kebutuhan terhadap kebutuhan lahan infrastrukutr dapat diselesaikan dalam waktu secepatnya .

Wagub Nasrul Abit juga menyebutkan potensi-potensi luar biasa dari ketiga kebupatena tersebut, Solok Selatan mempunyai keunggulan dalam beberapa bidang terutama pertambangan (emas) termasuk pariwisata, namun dalam akses layanan telepon masih susah karena belum  mempunyai BTS dan akses komunikasi yang memadai. (Penulis Ketua SMSI Sumbar)

Post a Comment