Ads (728x90)

PADANGPOS (Jakarta)-Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Zulkifli Hasan, menanggapi peristiwa operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kepada kepala daerah.

Sebelumnya, KPK menangkap Walikota Tegal, Siti Masitha, Bupati Batubara, Arya Zulkarnaen, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Batubara Helman Heldady, serta Ketua DPRD Banjarmasin Iwan Rusmali.

"Inalillahi wa inna ilaihi rajiun," ucap Zulkifli Hasan mendengar kabar tersebut di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Jumat (15/9/2017).

Zulkifli yang juga Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) mengingatkan kepada kepala daerah agar gencar meluruskan kembali apa orientasi kita itu berbangsa bernegara.

Bukan menjadikan jabatan untuk memperkaya diri maupun melancarkan berbagai proyek dengan cara-cara korupsi.

"Jadi pejabat DPR, jadi bupati, itu bukan jalan mencari kaya, bukan jalan mencari proyek, bukan jalan untuk mencari harta," jelas Zulkifli.

Selain itu, kepala daerah tentunya harus memegang konstitusi sebagaimana sumpah yang telah dijalankannya.
"Jadi, tugasnya cuman satu melayani rakyat dan melayani negara sesuai dengan Undang-Undang," ungkap Zulkifli.(tribun*)

Post a Comment