Ads (728x90)

PADANGPOS (Pasaman Barat) Aksi maling kelas kakap mulai beroperasi di Pasaman Barat, Buktinya Jumat (15/9/2017) uang Rp 140 juta raib di gondol maling. Aksi tersebut berlangsung hitungan menit, di parkiran halaman lapangan Futsal dan taman bermain  Latifa, Jalan Protokol, Jalur 32  Jorong Kampuang Cubadak, Nagari Lingkuang Aua, Kecamatan Pasaman Kabupaten Pasaman Barat.

"Kejadian ini berawal  sekira Pukul 14.45 WIb. Pelaku memecahkan kaca bagian samping sebuah mobil yang terparkir di halaman lapangan futsal, kemudian pelaku berhasil mengambil tas berisi uang, kejadian ini mengakibatkan korban menderita kerugian hingga Rp 140 juta," kata Kasat Rekrim Polres Pasbar, AKP. Chairul Ridha, S.Ik, pada wak media.

Dikatakan, aksi nekat maling hingga memecahkan kaca  sebuah Mobil Fortuner warna putih dengan nomor polisi B 1072 EJB merupakan  milik Gusnifar Dt Majosadeo, warga Nagari Kinali, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat. 

Kaca mobil sebelah kiri bagian depan berhasil di  pecah pelaku, Polisi yang tiba di lokasi kejadian, langsung melakukan olah TKP untuk mencari bukti-bukti yang ditinggalkan pelaku , dengan melakukan identifikasi dari sidik jari yang di tinggalkan pelaku.

Menurut saksi mata,  korban datang ke lokasi taman bermain dan Futsal Lathifa. Sampai diparkiran, mobil korban  langsung parkir dan ditinggalkan, berselangwaktu tiba-tiba mereka  mendengar suara kaca pecah dan merrka lihat ternyata ada orang yang menghampiri mobil korban dengan ciri-ciri memakai celana warna hitam dan baju coklat. Mereka juga sempat melihat pelaku kabur melarikan diri ke arah jalan Jalur 32,” katanya.
Sebelum korban datang ke Tempat Kejadian Peristiwa (TKP) sebelumnya  korban baru saja mengambil uang di bank, korban langsung menuju lapangan futsal dan Cafee  Lathifa. Naas saat korban berada di dalam salah satu ruangan rapat, pencirj yang di sinyalir telah memata-matai korban, melakukan memecahkan kaca mobil korban dan berhasil membawa uang yang ada di dalam mobil tersebur.

"Saat ini kita masih mendalami kasus ini, kita masih melakukan penyelidikan dan kasus pencurian spesialis pecah kaca mobil ini masih dalam penyelidukan untuk terus di krmbangkan," katanya. (Arafat)

Post a Comment