Ads (728x90)


Nasi Tumpeng adalah hidangan dari nasi yang berbentuk mengerucut menyerupai gunung dengan disertai lauk berupa sayur dan daging. Biasanya jenis olahan makanan ini ditemui ketika mengadakan upacara tradisional berupa selamatan, dalam budaya Jawa. Cara untuk membentuk menjadi kerucut tadi yaitu menggunakan bentuk kerucut yang terbuat dari anyaman bambu. Namun, kini ada pula yang terbuat dari aluminium. Nasi tersebut dibuat dengan cara dikukus dan dimasak menggunakan kelapa. Warna kuning pada nasi berasal dari bahan kunyit. Nasi tadi diletakkan diatas sebuah anyaman bambu berbentuk lingkaran pipih yang disebut dengan tampah. Sebelum diletakkan, tampah tadi telah dilapisi dengan daun pisang terlebih dahulu. Pada sekeliling nasi dipenuhi dengan lauk pauk.

Pada tahun 2013, Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, mempromosikan Nasi Tumpeng sebagai salah satu dari tiga puluh ikon masakan Indonesia. Pada akhirnya, berubah status menjadi masakan resmi nasional Indonesia di tahun 2014. Di tahun tersebut, hidangan ini menjadi cerminan dari keberagaman dari berbagai masakan tradisional di Indonesia. Orang-orang di pulau Jawa, Bali, dan Madura biasanya membuat hidangan ini dalam rangka merayakan peristiwa penting. Secara umum, seluruh orang Indonesia mengenal dengan baik olahan masakan ini. filosofi dari Tumpeng terkait dengan kondisi geografis Indonesia, khususnya pulau Jawa sebagai pulau yang sangat subur karena adanya pegunungan dan gunung berapi.

Istilah tumpeng pada penyebutan Nasi Tumpeng, terkait dengan tradisi masyarakat Indonesia jaman dahulu yang menyembah gunung sebagai hyang, atau Tuhan. Gunung tersebut sebagai jiwa dari Tuhan dan Sang Pencipta. Bentuk kerucut tadi untuk menggambarkan kebesaran dari gunung sebagai Tuhan untuk disembah. Dengan demikian, tujuan dari pembuatan olahan masakan ini yaitu wujud rasa terima kasih kepada Tuhan, Sang Maha Pencipta. Selain itu, hal ini juga sebagai wujud rasa syukur atas hasil panen melimpah sehingga bisa diberkahi Tuhan. Tumpeng juga sebagai simbol dari rasa terima kasih. Setelah orang-orang melakukan doa bersama pada sebuah acara, kemudian dilakukan pemotongan bagian atas tumpeng dan diberikan kepada orang yang mempunyai peranan penting.


Post a Comment