Ads (728x90)

PADANGPOS (Solok)-Sebagai Mantan Walikota Solok periode 2005-2010 sekaligus Mantan Bupati Solok Periode 2010-2015 Drs. Syamsu Rahim membenarkan kalau dirinya diberhentikan dari Ketua Partai NasDem Sumbar.

"Iya, saya diberhentikan dan itu merupakan jalan tengah yang di ambil Ketum untuk menetralisir suasana," ujar Syamsu Rahim, ketika dihubungi, 14 September 2017.

Menurut Syamsu Rahim, pemberhentian dirinya sebagai Ketua Nas-Dem Sumbar itu merupakan jalan tengah yang diambil Surya Paloh guna menetralisir suasana. "Pemecatan saya tak ada hubungannya dengan Mosi Tak Percaya 16 DPD dari 19 DPD yang ada di Sumatera Barat. Jadi bukan karena mosi tidak percaya," bantahnya.

Kemudian, kata Syamsu Rahim lagi, H. Endre Saifoel juga dipecat dari jabatan Komperwil Partai NasDem Sumbar. "Saya legowo dengan keputusan DPP Partai NasDem tersebut," ujarnya lagi.

Sementara H Endre Saifoel anggota Komisi VII DPR RI ini mengatakan, rotasi yang dilakukan oleh DPP NasDem terhadap pengurus DPW NasDem Sumbar, adalah sebuah upaya untuk menghentikan kekisruhan yang terjadi antara Ketua DPW NasDem Sumbar, Syamsu Rahim, dengan sebagian besar DPD NasDem di Sumatera Barat.

“Pemberhentian saya sebagai Komperwil Sumbar tidak akan menyurutkan langkah saya untuk tetap berupaya membesarkan partai NasDem di Sumatera Barat,” ujar Endre, pada saat ditemui di DPP NasDem Jakarta, Kamis, (14/9/2017) sebagaimana dilansir Independen Ekspos.** Risko Mardianto

Post a Comment