Ads (728x90)

Bupati Hendrajoni memberikan bantuan pada Masjid Jami di Kecamatan Koto XI Tarusan, Jumat 25 Mei 2018.

PADANG POS (PAINAN)-Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) meminta pada kontraktor ruas jalan nasional segera merampungkan pengerjaan ruas jalan nasional yang melintasi daerah itu.

Bupati Hendrajoni mengungkapkan percepatan itu guna menghindari kemacetan saat musim libur Lebaran Idul Fitri 1439 H tahun 2018. Apalagi, sejumlah titik di ruas tersebur rawan kemacetan.

"Seperti di Pasir Putih Kambang dan titik keramaian lainnya. Makanya dari, saya sudah ngomong langsung pada kontraktornya," ungkapnya usai kegiatan safari ramadhan di Masjid Jami' Kecamatan Koto XI Tarusan, Jimat (25/5).

Kegiatan turut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK, Lisda Rawdha Hendrajoni. Kepala Badan Perencanaan Pembangan (Bappeda), Yozki Wandrin

Asisten I, Gunawan, Kepala Dinas Kesehatan, Satria Wibawa, Camat Koto XI Tarusan dan sejumlah pejabat lain di daerah itu.

Dalam acara tersebut, pemerintah daerah juga memberika bantuan senilai Rp7,5 juta guna kelancaran pembangunan masjid. 

Saat ini, lanjut bupati, kegiatan proyek pembangunan ketiga ruas jalan nasional itu telah mencapai 75 persen. Dari ketiga ruas itu, progres yang paling cepat dalah Inderapura-Tapan dab Painan-Kambang.

"Kalau untuk ruas Kambang-Inderapura memang masih ada beberapa Kilometer lagi. Tapi saya pastikan pengadaan lahannya sudah tuntas semua," tutur bupati.

Proyek pelebaran dan peningkatan kualitas ruas jalan nasional di Pessel telah dimulai sejak Januari 2016. Sesuai perencanaan awal, kegiatan itu bakal selesai akhir 2017.

Namun, kontrak pekerjaan yang didanai dari WINRIP Australia itu diperpanjang hingga Juni tahun ini. "Mudah-mudahan selesai, sehingga para pemudik bisa nyaman melewati daerah kita ini," ujar bupati.

Tak hanya jalan, tahun ini pemerintah kabupaten juga tengah fokus dalam pembangunan infrastruktur, sehingga mampu mendongkrak perekonomian daerah. 

Untuk Koto XI Tarusan, ulas bupati, terdapat sejumlah proyek besar seperti lanjutan pembangunan ruas jalan Mandeh-Bungus. Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus Bukik Ameh.

Bahkan, sesuai arahan Presiden Joko Widodo, jalan tersebut akan siap tahun ini. "Ini tentu dampaknya sangat luar biasa bagi potensi wisata daerah, khususnya Kawasan Wisata Bahari Terpadu (KWBT) Mandeh," sebutnya.

Tak hanya itu, pemerintah daerah juga bakal meningkatkan pembangunan sejumlah sarana dan prasarana pendidikan. 

Meningkatkannkapasitas Puskesmas sebagai bentuk pelayanan dasar bagi masyarakat. Kemudian, pembangunan pasar guna menunjang kegiatan perekonomian.

"Pasar modern nanti dan pasar rakyat. Makanya, saya getol minta dana pada pusat. Kalau ngandalin APBD kita saja tidak cukup. Tapi Alhamdulillah, 90 persen proposal kita direspon baik," tutup bupati. (teddy setiawan)

Post a Comment