Ads (728x90)

Bupati Hendrajoni memberikan arahan saat safari Ramadhan di Kenagarian Koto Rawang Kecamatan IV Jurai, Kamis (31/5).

PADANG POS (PAINAN)-Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan mengungkapkan bakal membangun jalan dan jembatan di Koto Rawang hingga Bukit Salak Kecamatan IV Jurai.

Bupati Hendrajoni menyampaikan pembanunan itu guna menggenjot potensi ekonomi di kenagarian itu. Sebab, potensi ekonomi pertanian Koto Rawang sangat menjanjikan.

"Apalagi di sini kata walinagarinya punya kebun kopi, durian dan tanaman pangan yang cukup bagus," sebut bupati dalam arahannya saat safari Ramadhan di Koto Rawang, Kamis (31/5).

Tim safari Ramadhan diikuti Camat IV Juari, Salman Alfarizi Brutu. Kepala Dinas PU, Era Sukma Munaf, Kepala Dinas Tata Ruang Pemukiman dan Pertanahan, Mukhridal.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Suhandri. Kepala Dinas Kesehatan, Satria Wibawa dan Kepala Bagian Humas, Wendi.

Bupati juga menyerahkan bantuan Rp32,5 juta pada masjid. Kemudian, bantuan untuk anak yatim Rp2,5 juta dari Ketua Tim Penggerak PKK, Lisda Rawdha Hendrajoni.

Kendati demikian, lanjut bupati, warga harus rela membebaskan lahan untuk kegiatan pembangunan. Sebab, tidak ada alokasi dana untuk pengadaan lahan untuk jalan kabupaten.

"Untuk tahap awal pada 2019, kita akan bikin jembatan permanennya, sehingga alat berat bisa masuk," tutur bupati.

Setelah adanya jembatan, pemerintah kabupaten bakal melakukan pelebaran jalan. Sesuai rencana, jalan bakal dibangun sepanjang empat kilometer.

Pembangunan tersebut diperkirakan memakan biaya hingga Rp4 miliar. Tak hanya jalan, ulas bupati, pemerintah daerah juga akan melakukan kegiatan peningkatan irigasi Banda Rawang.

Kemudian, pembangunan jamban SD 33 Koto Rawang. Selain itu, memberikan bantuan jamban bagi rumah yang belum memiliki jamban.

Bahkan, bupati juga berjanji akan memberikan kegiatan bedah rumah. Sebab, tahun ini Pesisir Selatan mendapat alokasi bedah rumah untuk 1.000 rumah tidak layak huni.

"Pak wali saya minta untuk mendata rumah-rumah warga yang sudah tidak layak huni dan tidak memiliki jamban, ya. Nanti ajukan," sebut bupati.

Sementara, Walinagari Koto Rawang, Derijol menyampaikan terima kasih pada bupati. Sebab, selama ini kendala utama masyarakat adalah tidak adanya jalan dan jembatan yang memadai.

Akibatnya, upaya pemasaran produk-produk hasil pertanian menjadi lebih tinggi. Dengan dibangunnya jalan dan jembatan, ia optimis akan ada peningkatan perekonomian masyarakat.

"Kami atas nama masyarakat mengucapkan terima kasih. Baru kali ini nagari kami didatangi tim dari kabupaten. Soal lahan, akan kami sediakan," tutup walinagari. (teddy setiawan)

Post a Comment