Ads (728x90)

Bupati Hendrajoni didampingi Ketua TP-PKK saat menyerahkan beasiswa dan bedah rumah bagi 1.674 siswa kurang mampu di Pessel, Kamis (7/6).

PADANG POS (PAINAN)-Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) memastikan ketersediaan BBM dan elpiji selama musim libur lebaran 1439 H/2018.

Bupati Hendrajoni menyampaikan, kepastian utu setelah adanya informasi dari Pertamina terkait persediaan BBM dan elpiji. 

Bahkan, berdasarkan rapat koordinasi bersama dengan Bank Indonesia Wilayah Sumbar di Padang, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor Migas itu mematok jaminan stok selama dua bulan ke depan.

"Jadi, tidak ada persoalan untum BBM dan elpiji," ungkap bupati di sela-sela penyerahan beasiswa pada siswa Sekolah Dasar dan Sekolah Tingkat Menengah Pertama di Pessel.

Beasiswa diberikan pada 2.674 orang siswa kurang mampu, dengan total anggaran Rp1,4 miliar dari alokasi dana Badan Amil Zakat Daerah (Bazada).

Bagi siswa Sekolah Dasar, masing-masing mendapat Rp500 ribu dan siswa Sekolah Menengah Pertama, sebesar Rp600 ribu.

Tak hanya beasiswa, bupati juga menyerahkan program bantuan bedah rumah pada 20 orang tua siswa yang dinilai memiliki rumah tidak layak huni.

Untuk itu, terkait BBM dan elpiji, bupati menegaskan jangan sampai menimbun BBM dan elpiji untuk kepentingan pribadi.

"Saat ini harga masih stabil. Jangan main-main dengan BBM dan elpiji. Nanti berususan sendiri dengan hukum," tegas bupati.

Dihubungi secara terpisah, Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian, Rosdi mengungkapkan, sepanjang lebaran ini tidak ada penambahan kuota BBM dan elpiji.

Sepanjang 2018, kuota elpiji di Pessel mencapai 7.188 matrix ton. Jumlah itu, lebih besar jika dibandingkan dengan 19 kabupaten/kota di Sumbar. 

Sementara, untuk BBM, ia mengaku hingga kini belum angka pasti soal besaran stok. "Yang pasti stok kita cukup sepanjang libur lebaran ini," tutup dia. (teddy setiawan)

Post a Comment