Ads (728x90)

Teks foto : Kapolres Pessel, AKBP. Fery Herlambang, Kasat Lantas. Iptu Naomi Yuliani Saragih dan Kepala Bidang Perhubungan Darat, Dinas Perhubungan Darat, Priska, saat meninjau kondisi jalur mudik di Koto XI Tarusan usai menggelar Apel Gabungan.

PADANG POS (PAINAN)-Sebanyak 477 personel dari Kepolisian, TNI dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) siap mengamankan lebaran Idul Fitri 1439 H/2018.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) AKBP. Fery Herlambang menegaskan pengerahan personel tersebut guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi pemudik.

"Operasi Ketupat dijadwalkan mulai dari tanggal 7 Juni-24 Juni," ungkap Kapolres ketika membacakan amanat Presiden Joko Widodo pada Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2018 di Painan, Kamis (5/6).

Apel dihadiri Asisten I Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Gunawan. Pasi Ops Komando Rayon Militer 0311 Pesisir Selatan, Kapten. M. Effendi dan Kebag Ops. Kompol. Mirza Herwanto.

Untuk tahun ini, lanjut Kapolres, dalam operasi, tim gabungan bakal fokus pada empat potensi kerawanan saat lebaran nantinya. 

Pertama, menjaga aksi penimbunan bahan pangan straregis, sehingga memicu terjadinya lonjakkan harga pangan strategis secara signifikan.

Kedua, mengantisipasi terjadinya gangguan keselamatan dan kelancaran lalu lintas bagi para pemudik dalam perjalanan hingga selamat sampai tujuan. 

Dengan adanya antisipasi itu, secara otomatis dapat meminimalisir potensi kejahatan di jalan. Sebab, intensitas kejahatan jelang lebaran cukup tinggi.

"Karena potensi kejahatan dan kecelakaan dalam berlalu lintas pada saat lebaran cukup tinggi dibanding hari-hari biasanya," tutur Kapolres.

Kemudian, yang ketiga, mengantisipasi terjadinya bencana alam. Untuk itu, selain personel, tim gabungan pun telah menyiagakan peralatan jika terjadinya bencana seperti longsor dan banjir.

Sedangkan yang keempat, fokus pada gangguan Kamtibmas dan ancaman tindakkan terorisme. Sebab, akhir-akhir ini ancaman aksi terorisme di beberapa wilayah di Indonesia cukup tinggi.

Pada kesempatan itu, dirinya juga meminta tim untuk dapat bersinergi. Dengan demikian, pemberian rasa aman bisa terwujud dengan maksimal.

"Jadi, tim terdiri 277 personel Kepolisian, 30 personel TNI, Pol PP 45 personel, Dishub 45 personel, Dinkes 4 personel dan," jelas dia. 

Sementara Asisten I Gunawan, menyampaikan, pemerintah daerah siap mendukung Operasi Ketupat. Kesiapan itu dibuktikan dengan diterjunkannya sejumlah ASN seperti dari Pol PP 45 personel

Dishub sebanyak 45 personel, Dinkes 4 personel dan Badan Penanggulangan Bancana Daerah (BPBD) sebanyak 16 personel. 

"Kami siap bekerjasama dengan semua tim dalam pengamanan Ops Ketupat 2018," ucapnya.

Dalam operasi kali ini, tim dibagi pada delapan titik yang terdiri dari empat pol pelayanan dan empat pos pengamanan. (teddy setiawan)

Post a Comment