Ads (728x90)

BIJAK ONLINE (Padang)---Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit sengaja membahas masalah rusunawa di Kabupaten Sijunjung dengan staf dirjen perumahan Kementerian Pekerjaan Umum, Senin, 25 Juni 2018.

Nasrul Abit menyampaikan staf khusus dari kementerian PU yang ditugasi oleh dirjen penyedian perumahan kesini, ada informasi bahwa pembangunan rusunawa di Sijunjung bermasalah yaitu masalah amdal.

"Pada hari kita ajak langsung dan kita temukan semua dari Pemerintah Kabupaten Sijunjung dan Provinsi, dan juga termasuk PTSP yang akan mengeluarkan izin," ujar Nasrul Abit.

Ternyata persoalan ini, kata Nasrul Abit, hanya miskomunikasi masalah administrasi saja dan pembangunan bisa dilanjutkan. "Rabu, 27 Juni,  semua administrasi sudah selesai," ujar mantan Bupati Pessel dua periode itu.

Nasrul Abit menyampaikan selain di Sijunjung ada juga 3 rusunawa di Padang yaitu di Kejaksaan Tinggi, Unand, dan presantren Hamka dan itu sudah selesai semua.

Kemudian yang di Kota Padang,  akan ada juga kota baru, artinya Kota Padang yang sudah ada dan akan dibangun kota baru dan lokasinya perlu dicari dan dipertimbangkan dulu dimana yang terbaik.

"Mudah-mudahan program dari dirjen penyedian perumahan bisa jalan semua dan juga program kota baru juga jalan dan kita pada prinsip provinsi akan membantu semua program yang diluncurkan dari pusat, bila ada masalah di Kabupaten Kota dan kami Provinsi akan ikut membantu manfasilitasi hingga selesai," ujar Nadrul Abit.

Nasrul Abit menjelaskan kota baru ini tentu konsep pengembangannya yang dilengkapi dengan fasilitas semua, perumahan, perkantoran, lapangan hijau dan lainya akan dibangun lagi, dan Kota Padang ini memang sudah sesak juga dan termasuk salah satunya waktu itu akan dijadikan metropolitan dan kemaren ada juga kosmopolitan.

"Jadi kita menunggu nanti bagaimana konsep dari pusat kita padukan dengan daerah dan kita sesuaikan dengan luas wilayah," ujar Nasrul Abit.

Senada di sampaikan staf khusus dari kementerian PU Ir. Lucky H. Korah, M.Si menyampaikan, kedatangannya ke Padang, ingin mengetahui informasi yang sebenarnya. Maksudnya, bagaimana sebenarnya pembangunan rusunawa ini yang merupakan program Presiden RI dalam program sejuta rumah. "Di Padang ada 3 proyek dengan total anggaran rusunawa kurang lebih Rp 25 miliar. 

Selanjutnya, 3 pembangunan proyek di Padang tersebut ada di kejaksaan tinggi, pondok presantren hamka, Unand, dan pembangunan di sijunjung untuk masyarakat berpenghasilan rendah. (fardi)

Post a Comment