Ads (728x90)

PADANGPOS.COM (Padang)---Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, menghadiri lomba parade cinta tanah air (PCTA) tingkat SLTA/sederajat dan perguruan tinggi Provinsi Sumatera Barat TA. 2018 dengan tema wujudkan generasi muda anti narkoba dan cinta tanah air, di Aula Dinas Pendidikan Sumatera Barat, Selasa, 10 Juli 2018.

Irwan Prayitno menyampaikan, kegiatan rutin tiap tahun yaitu parade cinta tanah air dimana suatu kegiatan untuk mendapatkan pemahaman bela negara dan cinta tanah air bagi generasi muda.

Selanjutnya, namun bentuk diantaranya adalah ada pertandingan puisi, pantun, seni, dan subjek belajar dan lainya, dan nanti menang di provinsi akan dibawa ke nasional di Bandung.

"Dalam kegiatan seperti ini mereka akan termotivasi untuk meningkatkan diri generasi muda dan ini sebagai cara untuk kita negara memberikan pemahaman yang benar kepada siswa-siswi dan generasi muda tentang pentingnya membela negara, pentingnya mencintai negara khususnya dalam kondisi jaman sekarang," ujar Irwan Prayitno.

Irwan Prayitno juga mengatakan, kegiatan ini berlanjut setiap tahun dan kalau bisa di tingkatkan dan diperbanyak, sekarang tingkat SMA, dan tidak salahnya kalau tingkat SMP bahkan tingkat SD.

Selanjutnya, karena menumbuh kembangkan cinta tanah air itu memang dari kecil sehingga dengan demikian mereka sudah terbentuk dalam kepribadian dan karakter membela negara.

Lebih lanjutnya, konsep membela negara adalah konsep semua negara untuk mempertahankan kepentingan negaranya.

Selain itu, kolonel Infanteri Khairul Mustafa pejabat perwakilan kementerian pertahanan Provinsi Sumatera Barat mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk membentuk generasi muda agar mereka berwawasan muda dan mencintai tanah airnya melalui kegiatan ini.

Selanjutnya, kegiatan sekarang adalah lomba menulis iset tentang generasi muda anti narkoba dengan tema wujudkan generasi muda anti narkoba dan cinta tanah air.

itu sudah dinilai dan kita sudah melakukan penilainan dan hari ini dipaparkan dan akan dinilai oleh juri dan juri bisa memberikan pertanyaan-pertanyaan.

Khairul Mustafa juga mengatakan bagi mereka yang juara akan menjadi duta bela negara anti narkoba, dan diharapkan mereka menjadi publik figur sehingga diharapkan mempunyai keterampilan kesenian, dimulai dari baca puisi, berpantun, bernyanyi, menari, dan bisa menggunakan alat musik, sehingga mereka bisa ditampilkan dimana saja.

Khairul Mustafa menjelaskan, pesertanya ada 30 dari tingkat SMA dan 30 perguruan tinggi, hari ini tingkat sma dan hari besok tingkat perguruan tinggi, dan masing-masing tim terdiri dari 2 orang. (rel/fardi)

Post a Comment