Ads (728x90)

PADANGPOS.COM (Painan)---Peranan Tim Pengerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Sumatra Barat (Sumbar) dalam membantu program pemerintah patut di apresiasi.

"Jadi, kehadiran Ibu TP-PKK ini ibarat mobil double gardan. Karena, sangat membantu tugas dari pemerintah dalam menjalankan program-program pemerintah," ujar Gubernur Sumbar Prof. Irwan Prayitno, saat kegiatan jambore terpadu Kader PKK berprestasi, pencanangan BBRGM, gelar TTG, penyuluhan kesehatan dan jambore IMP-PLKB tingkat Provinsi Sumbar tahun 2018, Senin (16/7) di Pantai Carocok, Painan.

Disebutkannya, banyak program pemerintah yang dilakukan TP-PKK. Terutama, dalam hal pensejahteraan keluarga. Terlebih PKK juga memiliki 10 program pokok. 

"Untuk itu kita harapkan dengan adanya TP-PKK ini dapat berdampak banyak kepada masyarakat. Terutama, dengan 10 program pokoknya," ulasnya.

Selain itu, Irwan juga mengapresiasi kegiatan yang selalu dilakukan TP-PKK, apalagi adanya jambore TP-PKK akan mempererat rasa persatuan dan kesatuan antara kader se-Sumbar. Dan, dalam pertemuan kader ini sangat diharapkan berbagi ilmu antar kader sehingga berdampak kepada peningkatan kualitas TP-PKK itu sendiri.

"Ajang jambore ini tidak hanya ajang silaturahmi antar kader. Tetapi, juga membagi ilmu antar kader untuk meningkatkan kualitas TP-PKK di Sumbar," katanya.

Kesempatan yang sama, Ketua Umum TP- PKK Pusat, Ny. Erni Guntarti Tjahjo Kumolo mengapresiasi kegiatan yang dilakukan TP PKK Sumbar. Apalagi kegiatan yang dilakukan seperti jambore terpadu kader PKK berprestasi dan pencanganan bulan bhakti gotong royong masyarakat 2018 merupakan kegiatan yang sangat strategis dan mempunyai korelasi yang sangat strategis.

"Untuk itu kita berharap kegiatan ini dapat memotivasi jiwa kerelawanan kader PKK sehingga visi dan misi gerakan PKK sebagaimana kesepakatan yang tertuang dalam Rekernas tahun 2015 dapat diwujudkan. Itulah sebab saya katakan kegiatan jambore PKK ini mempunyai korelasi yang sangat erat dengan kegiatan bulan bhakti gotong royong masyarakat karena meenutut jiwa dan semangat kerelawanan untuk mewujudkan keswadayaan dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan," ulasnya.

Tak hanya itu, Ny. Erni mengatakan secara langsung dihadapan kader PKK Sumbar bahwa bahwa jambore PKK nasional pada tahun 2019 mendatang ditunjuk sebagai tuan rumah yakni Provinsi Sumatra Barat.

"Pada 2019 kita telah tetapkan Sumbar menjadi tuan rumah jambore PKK nasional pada tahun 2019 mendatang," katanya.

Sementara itu, Ketua TP-PKK Sumbar, Ny. Nevi Zuairina Irwan Prayitno mengatakan, bahwa kader PKK yang ada di Sumbar telah bekerja tanpa mengenal waktu dan tempat selalu hadir ditengah-tengah masyarakat dengan mengemban tugas mulia sebagai srikandi pembangunan melalui kegiatan 10 program pokok PKK.

"Kita berikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh kader PKK atas kiprah dan kerja keras selama in dengan penuh keikhlasan dan dedikasi dalam membangun dan memberdayakan keluarga diwilayahnya," ulasnya.

Lanjut Nevi, mewujdkan penghargaan kepada kader tersebut, PKK Sumbar setiap tahunnya selalu mengagendakan kegiatan jambore kader PKK berprestasi sebagai motivasi dan reward bagi semua kader di Sumbar.

"Pada tahun ini pelaksanaan pemberian reward dipadukan dengan pencanangan BBGRM, gelar TTG, penyuluhan kesehatan dan jambore IMP PLKB yang akan dilaksanakan dari tanggal 15 hingga 18 juli 2018 di Pantai Carocok Painan," ulasnya.

Diharapkan dengan pertemuan akbar ini maka dapat menjaga kebersamaan, kekeluargaan serta hubungan silaturahmi antar sesama kader akan dapat dipererat dan berbagi pengalaman antar kader untuk menjadi bekal dalam melaksanakan tugas didaerahnya masing-masing.

Mendengar Sumbar ditunjuk dan ditetapkan menjadi tuan rumah jambore nasional PKK pada tahun 2019 mendatang langsung dari Ny.Erni Guntarti Tjahjo Kumolo, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan Ketua Ketua TP-PKK Sumbar, Ny. Nevi Zuairina Irwan Prayitno merasa senang dan berjanji akan memberikan yg terbaik.

"Kita akan berikan yang terbaik sebagai tuan rumah nantinya saat jambore PKK nasional tahun 2019 nanti," pungkasnya.

Post a Comment