Ads (728x90)

PADANG POS (PAINAN)----Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan bakal menertibkan pengecer dan agen elpiji 3 Kilogram (Kg) yang menjual gas tidak sesuai harga dan takaran.

Bupati Hendrajoni mengungkapkan, gas elpigi ukuran 3 Kg merupakan salah satu komoditi yang harganya diatur pemerintah. Dengan demikian, harus dijual sesuai ketentuan yang berlaku.

"Ya. Secepatnya akan kami tindak. Nanti ada tim gabungan bersama TNI dan Polri," ungkap bupati di Painan, Selasa (3/7).

Sejak beberapa bulan terakhir, harga elpiji 3 Kg di Painan mencapai Rp22 ribu-Rp25 ribu per tabung. Sementara, Harga Eceran Tertinggi (HET) elpiji 3 Kg di Ibu Kota Pessel itu hanya Rp17.900 per tabung.

Tak hanya itu, sejumlah konsumen pun mengeluhkan adanya isi tabung yang tidak sesuai takaran. 

Seperti diberitakan padangpos.com sebelumnya, salah seorang pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Caffe Panasahan mengaku pernah menemukannya.

Sementara, lanjut bupati, selama ini pemerintah daerah telah menyosialisasikan mulai dari agen hingga pengecer untuk tidak menjual harga di atas HET.

"Jika memang kita temukan, nanti akan ada sanksinya," tuturnya.

Menanggapi kondisi tersebut, Kapolres Pessel AKBP Fery Herlambang, berjanji akan segera menurunkan tim kelapangan untuk memastikan informasi yang beredar ditengah-tengah masyarakat.

"Akan kita lihat dulu kondisinya seperti apa. Jika memang mereka menyalahi aturan maka akan kita tindak tegas," ujar Kapolres. (teddy setiawan)

Post a Comment