Ads (728x90)

PADANG POS (PAINAN)---Bupati Hendrajoni melakukan peteletakan batu pertama Pembangkit Lisrtik Tenaga Miro Hidro (PLTMH) Pelangai Gadang Kecamatan Ranah Pesisir Selatan.

Menurutnya, investasi sektor energi PT Dempo sangat membantu pemerintah dalam mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi daerah. 

Sektor energi merupakan salah satu faktor penting dalam menunjang kegiatan perekonomian masyarakat sekitar dan Pesisir Selatan pada umunya. 

"Jadi, sangat kami apresiasi. Ini tentu sangat positif," ungkap bupati saat peletakan batu pertama PLTMH di Balaiselasa, Minggu (5/8).

Acara peletakan batu pertama dihadiri Komandan Distrik Militer 0311 Pesisir Selatan, Letkol. Arh. Wahyu Akhadi. Kapolres Pesisir Selatan, AKBP. Fery Herlambang. 

Presiden Direktur Dempo Sumber Energi, Muhaimin Kahar dan Direktur Utama Dempo Sumber Energi, Angga Septia.

Ketua TP-PKK, Lisda Hendrajoni. Sekda, Erizon, Kepala Dinas Perhubungan, Nuzirwan. Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air, Doni Guzrizal. Kepala Dinas Pendidikan, Zulkifli. 

Kepala Dinas Polisi Pamong Praja, Dailipal. Kepala Dinas Pangan, Alfis Basir, Camat Ranah Pesisir, Zul Arsil dan Walinagari Pelangai Gadang.

Bupati menyampaikan, tanpa adanya dukungan sumber energi yang memadai, perkembangan investasi menjadi lambat.

Apalagi, saat ini Pesisir Selatan masih kekurangan energi listrik. Hingga kini, sedikitnya masih terdapat sejumlah rumah tangga yang belum teraliri listrik.

Dengan adanya pembangunan sumber energi sekunder itu, secara otomatis dapat mendukung program elektrifikasi dan keandalan tenaga listrik di Pesisir Selatan.

"Tentu banyak manfaat yang bisa kita dapatkan dari investasi ini diantaranya tenaga kerja. Sarana prasarana jalan menjadi bagus," sebut bupati.

Untuk itu, dirinya menegaskan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat Ranah Pesisir di Pelangai Gadang agar menjaga investasi yang telah ada.

Masyarakat jangan mudah terpengaruh dengan adanya isu-isu miring terhadap investasi PLTMH seperti isu tambang emas dan maraknya tenaga kerja asing.

Pada kesempatan itu bupati juga menyebutkan, pada 2019 pemerintah daerah bakal melistriki sebanyak 6.000 rumah tangga kurang mampu yang belum dialiri listrik.

"Nanti akan kami alokasikan dananya dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2019," tutup bupati. (teddy setiawan)

Post a Comment