Ads (728x90)

Tim Pendamping Haji Daerah (TPHD) Kota Pariaman, H. Mukhlis Rahman adakan pertemuan dengan Ketua Rombongan dan Ketua Regu (Karom dan Karu) jemaah haji Kota Pariaman, Kamis (9/8/2018).

Pertemuan bertujuan untuk mencarikan solusi bagi jemaah Kota Pariaman yang tidak sanggup pergi ke Masjidil Harram shalat berjamaah.

Disamping jauh berjalan tambah lagi cuacanya panas. Sementara puncak pelaksanaan ibadah Haji di Arafah Muzdalifah dan Mina. Untuk itu perlu dilakukan dengan tenaga dan fisik yang kuat. 

Dalam pertemuan itu telah menjadi kesepakatan bersama bahwa setiap waktu shalat berjamaah di Hotel Lantai 10 khusus bagi jemaah yang tidak bisa pergi ke Masjidil Harram. 

Disamping shalat berjamaah juga diadakan Kultum sebelum shalat dalam rangka mengingatkan jemaah terhadap ibadahnya. 

Mukhlis Rahman mengatakan sangat berterima kasih kepada buya, ustadz Kota Pariaman yang ikut sebagai jemaah haji termasuk Ketua MUI Kota Pariaman Syofyan Jamal, sehingga jemaah Kota Pariaman terayomi ibadah nya terutama untuk shalat berjamaah setiap waktu. 

"Saya sangat apresiasi kepada buya dan ustadz serta tuanku yang ikut sebagai jemaah haji Kota Pariaman tahun ini," ujar Mukhlis Rahman. 

Pada kesempatan itu juga akan di carikan solosi untuk jemaah yang membutuhkan kursi roda dan sekalian petugas yang mendorong.

"Muda mudahan persatuan dan kesatuan jemaah Haji Kota Pariaman terjalin dengan baik sampai kembali ke tanah air," tukuk Mukhlis Rahman. 

Adapun ustadz dan guru Kota Pariaman yang ikut sebagai jemaah haji tahun ini Buya Syofyan Jamal, Muslim Jatar, Maswar, Novriadi Mahmud, Muzakar, Tuanku Amiruddin. (bersambung)

Post a Comment