Ads (728x90)

PADANGPOS.COM (Padang Pariaman)---Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno meresmikan jadwal penerbangan langsung dari Padang-Palembang, di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Jumat, 31 Agustus 2018.

Irwan Prayitno berharap agar Garuda semakin memperbanyak rute penerbangan ke Bandara Internasional Minangkabau (BIM), sehingga perekonomian di Sumatera Barat semakin meningkat, dengan ramainya kunjungan.

"Kami harap Garuda juga membuka penerbangan ke Kerinci, karena cukup potensial," ujar Irwan Prayitno.

Selain itu, Direktur layanan Garuda Indonesia Nicodemus P Lampe menyampaikan, maskapai nasional Garuda Indonesia resmi meluncurkan rute penerbangan terbaru Palembang-Padang pulang pergi yang akan dioperasikan menggunakan armada ATR 72-600 berkapasitas 70 penumpang.

Menurutnya, rute penerbangan langsung Palembang-Padang pulang pergi tersebut akan beroperasi sebanyak 4 kali seminggu.

Pembukaan rute penerbangan Palembang Padang pp, kata Nicodemus P Lampe, selain merupakan salah satu upaya Garuda Indonesia untuk memberikan banyak pilihan bagi para pengguna jasa, juga merupakan upaya Garuda Indonesia untuk mendukung pemerintah dalam memaksimalkan konektivitas udara bagi potensi wisata dan perekonomian di kedua kota tersebut.

Menurut Nicodemus P Lampe, Palembang dan Padang merupakan salah satu pusat perekonomian terbesar di Indonesia bagian barat yang dikenal akan keunggulan potensi wisatanya.

Nicodemus P Lampe juga menyampaikan, penerbangan Palembang Padang ditempuh selama 95 menit yang diberangkatkan dari Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II pada pukul 13.10 LT dan tiba di Bandara Internasional Minangkabau pada pukul 14.35 LT.

"Penerbangan Padang tujuan Palembang akan diberangkatkan pada pukul 15.15 LT dan akan tiba di Padang pada pukul 17.05 LT. Adapun penerbangan Palembang -Padang pp tersebut akan dilayani pada hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu," katanya.

Saat ini, kata Nicodemus P Lampe, Garuda Indonesia melalui hub penerbangan Sumatera mengoperasikan sedikitnya 500 penerbangan setiap minggunya yang terhubung langsung dengan berbagai sektor penerbangan indonesia di sektor regional Jawa, Kalimantan, Sulawesi, hingga intra Papua. (fardi)

Post a Comment