Ads (728x90)

PADANGPOS.COM (Solo)---Seperti yang diperkirakan sebelumnya, wartawan senior Atal Sembiring Depari, memang terpilih sebagai Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat periode 2018-2023 menggantikan H Margiono yang sudah dua periode menjadi ketua umum.

Atal Depari terpilih melalui pemungutan suara di Kongres XXIV PWI, yang dilaksanakan di Soemaryo Grand Ballroom The Sunan Hotel, Solo, Sabtu (29/9/2018).

Atal S Depari yang juga Pemimpin Redaksi (Pemred) www. sportanews.com dan Suarakarya.id tersebut memperoleh suara 38 atau menang 3 suara atas calon lainnya Hendry Ch Bangun (Kompas) dari total suara 73. Dalam penentuan bakal calon sebelumnya yang memperebutkan 38 suara, Atal juga meraih suara tertinggi dengan 19 suara, Hendry 16 suara, dan Sasongko Tedjo 1 suara. Namun Sasongko memilih mundur dari pencalonan sehingga tinggal Atal dan Hendry dalam perebutan ketua umum PWI pusat.

"Saya ucapkan terima kasih kepada para senior, ini luar biasa. Ini sebuah tantangan yang besar untuk mewujudkan visi dan misi PWI. Yang penting setelah  ini kita cair lagi, bersatu lagi," ujar Atal dalam pidato setelah dinyatakan menjadi pemenang dalam voting.

Seusai pemilihan, Atal yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Bidang Daerah PWI Pusat mengatakan salah satu program yang akan dilaksanakan lima tahun kepemimpinannya asalah program pelatihan dan pendidikan bagi wartawan.

Menurutnya, PWI sudah melaksanakan banyak program pendidikan, seperti Sekolah Jurnalistik Indonesia, dan Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Tetapi faktanua banyak wartawan di bawah PWI belum tersentuh pendidikan yang standar.

"Saya pikir kita lebih banyak learning by doing. Saya tidak mau ada wartawan yang tidak mengikiti perkembangan zaman. Sekarang ada robot, kemampuan ambil data lebih cepat tapi hanya sebatas itu karena tidak punya hati," paparnya.

Pembuat berita tetap manusia yang memiliki hati. Atal juga mengatakan pihaknya akan memperjuangkan usulan wartawan yang memiliki sertifikasi mendapatkan insentif dari pemerintah.

"Saya juga janjikan dengan satu handphone semua urusan PWI akan selesai. Tahun pertama adalah digitalisasi PWI, saya ingin ada PWI Apps dimana bisa menghubungkan para anggota PWI," ujarnya.

Post a Comment