Ads (728x90)

PADANGPOS.COM (Sijunjung)---Tragis. Hingga kini jembatan Batang Kurimo, Jorong Kototuo, Nagari Lubuktarok, Kecamatan Lubuktarok, Kabupaten Sijunjung, Propinsi Sumatera Barat, yang ambruk sejak Maret 2017 lalu hingga kini dibiarkan begitu saja.

“Sampai kapan jembatan Batang Kurimo ini diperbaiki. Sudah lebih dari setuhun jembatan yang menjadi akses jalan kabupaten itu dibiarkan begitu saja,” keluh S.Pado Putieh salah seorang tokoh masyarakat yang juga pemerhati infrastruktur pada awak media, Sabtu (8/9/2018).

Meski ada jembatan belly yang dibangun, namun lantainya pun sudah melapuk. Kalaupun itu dibiarkan maka dikuatirkan juga akan menghambat transportasi dari dan ke Lubuktarok.

Untuk diketahui, jembatan Batang Kurimo itu dihantam banjir bandang kisaran awal Maret 2017 lalu. Namun hingga kini jembatan yang terkena bencana tersebut tak juga diperbaiki.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sijunjung, Hardiwan, SIP, pun tak menapiknya. “Ya, jembatan batang kurimo itu sekitar Maret 2017 lalu ambruk. Kini kita sedang menunggu verifikasi dari tim BNPB Pusat,” ucap Hardiwan pada awak media, Sabtu (8/9/2018).

“Kita berharap masyarakat bersabar, semoga tim verifikasi BNPB Pusat segera melakukan verifikasi dan datang langsung meninjaunya,” terang Hardiwan.

Kepala PUPR Sijunjung, melalui Sekretaris PUPR Sijunjung, Syamsurizal Chai,ST, pun tak menapik jembatan itu belum diperbaiki. “Saat ini kita menunggu informasi dari BPBD Sijunjung, katanya, pihak BPBD sedang mengusahakan cari dana ke BNPB Pusat. Jika akhir tahun 2018 tak juga ada kejelasan, yaa..mau tak mau kita pakai anggaran APBD Sijunjung. Untuk dana itu kita siapkan secukupnya”.

“Tapi kalau ada bantuan dari BNPB Pusat kan dana yang ada juga bisa kita pergunakan untuk yang lain. APBD Sijunjung solusi terakhir, dan yang jelas tahun 2019 kita bangun jembatan batang kurimo itu konstruksinya sama seperti jembatan Muaro Sijunjung,” papar Syamsurizal Chai pada awak media belum lama ini. (saptarius/jurnalsumbar)

Post a Comment