Ads (728x90)

PADANGPOS,Com (Padang)---Para tokoh pembangunan rehabilitasi kampus Universitas Negeri Padang pasa gempa 2009 yang telah menampak wajah baru kampus yang dulunya IKIP Padang reunian disela-sela Dies Natalis UNP Ke-64, Selasa (23/10).

Para tokoh tersebut adalah H. Leonardy Harmainy, Prof Z Mawardi Efendi, Prof Ganeferi, PhD dan Prof Dr Syahrial Bakhtiar. Perjuangan para tokoh ini menjadi kenangan tersendiri pada saat sekarang. Betapa tidak, kampus UNP Jln Prof Hamka, Air Tawar Padang saat prahara bencana gempa dahsyat 30 September 2009 luluh lantak, sekarang seolah-olah seperti tidak terjadi apa-apa.

Leonardy Harmainy, anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia merasa sangat senang dengan pimpinan civitas akademika UNP yang masih ingat berjuang bersama-sama untuk membangun kampus UNP Air Tawar Padang yang cukup luluh lantak akibat bencana gempa.

Leonardy Harmainy yang akrab disapa Bang Leo itu merasa tersentuh dengan kondisi kampus UNP saat itu, karena ia tahu UNPP mesti terus melahirkan tenaga guru untuk bangsa Indonesia. Sehingga Leonardy Harmainy bersama tiga tokoh kampus UNP bergerak melakukan pendekatan kepada pemerintah pusat kala itu. Berkat komunikasi yang baik dengan Wapres JK dan Bapenas bergulir pembangunan rehabilitasi kampus UNP, seperti yang ada sekarang ini. 

"Terima kasih Pak Rektor Prof Ganefri tidak lupa akan perjuangan bersama saat pasca gempa dulu, sehingga saya bisa hadir pada Dies Natalis UNP Ke-64 kali ini," kata Bang Leo di Lt4 Gedung Rectorate and Research Center, Selasa (23/10).

Pada Dies Natalis UNP Ke-64 yang diperingati 23 Oktober 2018, Leonardy Harmainy diundang khusus oleh Rektor UNP, Prof Ganefri, PhD disamping anggota Forkipimda Sumbar dan Bupati dan Walikota lainnya. Leonardy Harmainy mengikuti dies dari awal hingga akhir.

Leonardy Harmainy, mantan Ketua DPRD Sumbar itu menilai UNP sebagai perguruan tinggi pencetak guru mesti terus meningkatkan profesi guru, apalagi saat ini telah memasuki Revolusi Industri 4.0 tentu tugas guru semakin berat. (Humas UNP/Agusmardi)

Post a Comment