Ads (728x90)

PADANGPOS.COM (Padang)---Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mengajak semua elemen masyarakat untuk menangkal prilaku sex menyimpang, Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender (LGBT) di Ranah Minang dan Mentawai. 

"Perlu dilakukan sosialisasi dan pembinaan kepada generasi muda, agar jangan sampai tertular penyakit LBT," kata Wagub Sumbar,  Nasrul Abit seusai rapat pembahasan LGBT dengan Litbang, di ruang rapat Wagub, Selasa, 30 Oktober 2018.

Menurut wagub, seusai pertemuan  ini,  akan ada pertemuan lagi dengan skala yang lebih besar, dan akan mengundang beberapa rektor perguruan tinggi, kepala sekolah, dinas pendidikan dan dinas lainnya lainya.

“Terakhir nanti kita minta peraturan nagari (Pernag) dilahirkan. Jadi, pernag dilahirkan, tentu ini dasarnya sekarang, setelah Perda Nagari ada kita upayakan juga perda dari Provinsi,” ujar mantan bupati Pessel dua periode itu.

Nasrul Abit juga menghimbau semua masyarakat Sumbar yang terjangkit untuk kembali kepada jalan yang benar, karena secara agama Islam, bahwa LGBT memang benar tidak diterima.

Selain itu, Ketua Subbagian Penyakit Tropik dan Infeksi Armen Ahmad menyampaikan, supaya laki- laki tidak kawin dengan laki-laki surat edaran gubernur bahwa semua yang mau menikah di periksa kesehatanya, nanti akan masuk HIV nya, kalau orang yang terkena HIV menikah nanti akan bisa dicegah supaya istri dan anaknya tidak terkena dampaknya.

Lanjutnya, di setiap sekolah-sekolah terutama PAUD terlebih dahulu diadakan pertemuan. “Pertama, kita latih terlebih dahulu gurunya supaya nantinya bisa bersosialisasi dengan orang tua murid, sehingga nantinya orang tua murid mengajarkan kepada anaknya bahwa tidak boleh dipegang alat kelaminya oleh siapapun, dan tidak boleh dipegang pelepasanya oleh siapapun dan kapanpun kecuali ada persoalan-persoalan tertentu seperti sakit,” ujar Armen sembari menambahkan dan untuk SMP, SMA/SMK kita akan sosialisasi juga dan akan diberikan pembinaan tentang bahaya HIV. (fardi)

Post a Comment