Ads (728x90)

PADANGPOS.COM (Padang)---Laporan Dr. Hardeli, M.Si Ketua Pelaksana Pelatihan Perancangan Praktikum Kimia Sederhana Bagi Guru-Guru Kimia SMA Kabupaten Pesisir Selatan menunjukan adanya mata pelajaran kimia praktikum masih jarang dilaksanakan. Salah satu penyebabnya adalah terbatasnya alat dan bahan untuk melaksanakan praktikum. 

"Sebenarnya meski ada keterbatasan, praktikum tetap dapat dilaksanakan dengan menggunakan alat dan bahan yang mudah didapatkan dalam kehidupan sehari-hari serta bahan-bahan yang alami," kata Hardeli di Gedung Rectorate and Research Center UNP, Jumat (2/11).

Pelaksanaan Perancangan Pratikum Kimia Sederhada bagi Guru-guru Kima SMA di Kabupaten Pessel dalam rangka pengabdian Dr Hardeli, yang sehari-harinya staf pengajar fakultas FMIPA UNP ini berjalan lancar. Adapun tujuan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi guru-guru Kimia SMA/MA Se-Pessel. 

Keunggulan menggunakan bahan-bahan alami ini, dikatakan Hardeli, selain mudah didapatkan juga merupakan bahan dan pelarut yang ramah lingkungan, aman serta mudah terdegradasi. Selain alat dan bahan yang memadai, untuk melaksanakan praktikum juga dibutuhkan media pendukung seperti penuntun praktikum.

Penuntun praktikum memberikan kemudahan bagi siswa untuk melaksanakan kegiatan praktikum secara sistematis dan aman. Penuntun praktikum juga mengarahkan siswa untuk menerapkan metoda ilmiah dalam menemukan konsep keilmuan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru-guru Kimia SMA/MA Kabupaten Pesisir Selatan melalui pelatihan Perancangan Praktikum Kimia SMA Sederhana. 

Menanggapi target yang ingin dicapai adalah peningkatan kemampuan guru-guru Kimia SMA/MA se-Pessel ini dalam merancang penuntun praktikum sederhana serta melaksanakan praktikum yang sudah dirancang. 

"Untuk mencapai tujuan dan target yang ditetapkan, kami telah melakukan orientasi dan diskusi, agar teridentifikasi permasalahan yang ada pada guru-guru dan mendiskusikan solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut," terangnya

Sementara itu, tahap persiapan pelaksanaan dilakukan kegiatan antara lain, menyiapkan perizinan pelaksanaan kegiatan, mempersiapkan alat dan bahan pendukung. Tahap pelaksanaan 

"Para guru-guru Kimia SMA diberi pengetahuan dan diberi bimbingan dalam merancang penuntun praktikum, sehingga dihasilkan penuntun praktikum sederhana yang bisa dipakai oleh guru-guru kimia se Kabupaten Pesisir Selatan," kata Hardeli. (Humas UNP/Agusmardi)

Post a Comment