Ads (728x90)

PADANGPOS.COM (Padang)---Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang (FT UNP) telah mengumpulkam penemu inovasi bidang teknik dan lingkungan dalam forum International Conference on Engineering and Environment (ICEE), di Audtoirum UNP, Kamis (8/11).

ICEE yang kali pertama digelar itu menghadirkan pembicara utama dari Kyoto University Japan, Prof Junji Kiyono dan dari Institute Care Life, Dr Tun Wang dan Rusnadi Rahmat Putra PhD dan Remon Lapisa PhD dari UNP serta menghadirkan universitas mitra UNP lainya yakni selain Universitas Kyoto, juga hadir delegasi dari Universitas Taiwan Selatan. Sains dan Teknologi, Universitas Ottawa, Universiti Sains Malaysia dan Kyoto Alumni Asosiasi Malaysia. 

"Semoga forum ICEE ini benar-benar menjadi forum global yang komprehensif untuk para ahli dan peserta untuk bertukar ide penelitian yang sedang berlangsung di bidang teknik dan lingkungan, dan untuk menyediakan platform bagi para peneliti dan praktisi baik dari akademisi maupun industri untuk bertemu dan berbagi pengembangan mutakhir di lapangan," kata Rektor UNP, Prof Ganefri saat pembukaan konferensi ini, Kamis (8/11).

Dikatakannya perkembangan teknologi dalam dekade ini mempengaruhi lingkungan. Manusia sangat bergantung padateknologi, tetapi kelangsungan hidup manusia bergantung pada lingkungan. 

"Artinya baik teknologi maupunlingkungan adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Jika teknologi dan lingkungan dipisahkan, itu membuat posisi tidak seimbang. Pertanyaan penting itu timbul saat ini, bagaimana mengimplementasikan teknologi yang peduli menyelamatkan berkelanjutan lingkungan Hidup?," ujarnya

Oleh karena itu, kata Prof Ganefri, tema ICEE pertama adalah “Teknologi Hijau untuk Berkelanjutan Pengembangan" sangatlah tepat. Semoga konferensi ini akan berguna untuk pengembangan ilmu, teknologi, praktik, teknik, lingkungan dan pendidikan.

Pelaksanaan Konferensi Internasional ke-1 tentang Teknik dan Lingkungan menghadirkan para ahli, praktisi, dan peneliti di bidang pendidikan, sains, teknologi, lingkungan dan teknik. Ini kesempatan bagi semua peneliti, ahli, dan praktisi untuk terlibat berdiskusi. 

"Melalui konferensi ini, kita dapat membahas tentang isu-isu krusial global dan untuk bergabung dengan gagasan hasil penelitian dan studi literatur di bidang teknik dan lingkungan," ujar Dr Fahmi Rizal, Dekan FT UNP.

Sementara Ketua Pelaksana, Rusnardi Rahmat Putra, PhD dalam loporannya mengatakan konferensi ini menawarkan kontribusi yang signifikan untuk rekayasa dan ilmu lingkungan dalam aspek teoretis dan praktis, dan manuskrip ilmiah.

"Forum ICEE akan diindeks oleh lembaga indeks internasional terkemuka, termasuk: International Journal of Geomat yang diindeks oleh Scopus, ISI, Thomson Reuters, Ebsco, yang saat ini memiliki faktor dampak oleh SJR dan Q2 kualitas jurnal," ujarnya.

Menurut Rusnardi, melalui konferensi ini, peserta dapat memperluas studi multidisiplin dan jaringan hubungan dan mengembangkan penelitian bersama di masa depan. (Humas UNP/Agusmardi)

Post a Comment