Ads (728x90)

PADANGPOS.COM (BENGKULU UTARA)---Lumpuhnya arus lalulintas antar ptovinsi Bengkulu- Sumatera Barat, akibat dari ambruknya jembatan pada jalur jalan tersebut jumat malam (26/10), pada sabtu sore sudah dapat dilintasi oleh kendaraan roda 6. Sekalipun masih bersifat darurat, upaya keras yang dilakukan oleh pemerintah daerah dapat mengurai kemacatan yang terjadi dari dua arah. 

Bupati Bengkulu Utara (BU) Ir Mian, bersama Kapolres BU, AKBP Ariefaldi WN SH SIk, juga Dandim 0423/BU, Letkol Arh Ari Trisenta Nursanto, S.Sos, M.Si, dan Kajari BU, Fathuri, SH, MH, sore sabtu, usai mengikuti senam sehat di Alun-alun RMP mengunjungi lokasi ambruknya jembatan, di Desa Air Sabai, Kecamatan Putri Hijau, Bengkulu Utara.

Bukan hanya mengunjungi, Bupati bersama unsur Forkopinda tersebut melakukan berbagai kordinasi agar jalur lintas provinsi tersebut tidak terklalu lama lumpuh. Berbagai pihak terkait dikordinasikan oleh Bupati Mian, diantaranya kepada Gubernur , ia menyampaikan laporannya serta menyurati Balai Besar Jalinbar Kementerian PUPR. Alhasil, Sabtu sore sekitar pukul 18.30 wib, sudah dapat dilintasi. 

"Mulai sabtu pagi, dilakukan perbaikan dan penanggulangan. dipasang gorong-gorong dua baris kemudian ditimbun, sorenya jalan sudah dapat dilintasi. Perbaiakn tersebut dilakukan oleh Balai Pengawasan jalan Kementerian PUPR, Satker Provinsi Bengkulu," ujar Camat Putri Hijau, Usman Wahid Siregar, kepada kontras today.com, via ponsel, Minggu.

Pantauan di lokasi, aparat kepolisian Polres BU, terus berjaga-jaga di lokasi guna mengamankan arus lalulintas. Tampak sejumlah personil dari Polsek Putri Hijau secara terus menerus bersiaga penuh, melakukan pengamanan, agar arus lalulintas dapat berjalan lancar. (Uj Thahar)

Post a Comment