Ads (728x90)

PADANGPOS.COM (Padang)---Para pendamping Badang Usaha Milik Desa/Nagari (BUMNdes/Nag) di Sumatera Barat mendalami kesiapan pengabdian dan baktinya dalam kegiatan Training of Trainer di Lt2 Gedung Rektorat Universitas Negeri Padang, Selasa (6/11).

Berdasarkan laporan ketua panitia Training of Trainer Pendamping BUMNag/BUMDes, Dr Akmal, sebanyak 25 para pendamping itu berasal dari delapan fakultas selingkungan UNP. Semua pendamping BUMNag/BUMDes yang mengikuti pelatihan difasilitasi Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) UNP selama dua hari, Selasa hingga Rabu (6-7/11).

Informasi yang disampaikan sektretaris LP2M UNP, Dr Khairudin, pemateri dalam pelatihan ini adalah Irwan dengan materi Managing Value, Febrian Alyuswar menyampaikan materi sosialisasi kebijakan pendampingan BUMNag/BUMDes di Indonesia, sedangkan Yanni Setiadingrat dengan materi Extending Value.

Dari perbincangan Khairudin, pembangunan desa/nagari telah menjadi program prioritas pemerintahan Jokowi-JK, yang salah satunya untuk mencegah banyaknya warga desa/nagari yang berimigrasi ke kota-kota besar.

"Nagari yang kurang diperhatikan pemerintah selama ini mengakibatkan pembangunan kawasan desa menjadi lambat dibanding dengan kota, sehingga warga memilih memenuhi kota-kota besar. Nah dengan dengan adanya BUMNag tentu upaya untuk menurunkan tingkat kemiskinan, terisolasi dan diharapkan menjadi nagari mandiri," ujarnya.

Tak berselang lama setelah pemateri pertama dan kedua menyampaikan materinya, Wakil Rektor 4 UNP, Prof Syahrial Bakhtiar hadir untuk memberikan sambutan dan sekaligus membuka pelatihan ini. Setelah diawali sambutan Ketua LP3M UNP, Prof Rusdinal. (Humas UNP/Agusmardi)

Post a Comment