Ads (728x90)

TABLOIDBIJAK.COM (Padang Pariaman)---Berselang tiga bulan setelah mengunjungi Tarok City, Kepala Perwakilan Kemenhan Sumbar, Kolonel Infantri Choirul Mustofa S.Sos, M.Si kembali melihat Kawasan Strategis Terpadu Tarok City, Rabu (07/11/2018). 

Kali ini mengajak dua orang pejabat dari kantor pusat Kemenhan. Kedua pejabat tersebut adalah Kol Inf Sukandar, S.Sos (Analis Madya Bidang Jaklak Direktorat Jakstra Dirjen Strahan-Kemhan) dan Drs. Mastur (Analis Madya Pertahanan Dirjen Strahan-Kemhan).

Kedatangan dua pejabat dari Kemenhan ini disambut Wakil Bupati Padang Pariaman, Kadis LHKPP Yuniswan, Kabag Humas dan Protokol Andri Satria Masri dan Camat 2 x 11 Kayu Tanam Syamsunar.

Menurut Sukandar, kedatangan dia bersama Mastur didampingi Choirul dalam rangka menseriusi tawaran Bupati Ali Mukhni untuk mendirikan kantor Perwakilan Kemenhan Sumbar beserta Dodiklat Bela Negara.

"Kami mendapat laporan dari pak Choirul bahwa bapak Bupati Padang Pariaman menawarkan lahan di kawasan Tarok City. Informasi ini sangat berharga untuk kita tidak lanjuti karena kami memang butuh lahan untuk membangun kantor Perwakilan di Sumbar," ungkap Sukandar.

Menurutnya, kantor Perwakilan sekarang dipinjamkan dari aset Pemprov Sumbar sehingga rencana pengembangan dan peningkatan pelayanan kantor Perwakilan tidak maksimal dilaksanakan.

"Tawaran bapak Bupati ini sesuai dengan PP Nomor 68 tahun 2014 tentang Penataan Wilayah Pertahanan Negara yang mewajibkan Pemerintah Daerah menyediakan lahan untuk pembangunan dan pengembangan Wilayah Pertahanan," jelas Sukandar yang diaminkan Choirul.

Semoga, lanjut Sukandar, dengan tawaran bapak Bupati ini, kantor Perwakilan Kemenhan dapat didirikan di sini bersama dengan Dodiklat Bela Negaranya

Sementara itu Wabup Suhatri Bur menjelaskan bahwa kedatangan pejabat Kemenhan itu memang ditunggu Pemkab Padang Pariaman sebagaimana instansi lainnya yang berminat membangun fasilitas pendidikan atau kantor di Kawasan Tarok City.

"Kita menyambut baik keinginan Kemenhan untuk mendapatkan lahan di Tarok City. Semakin banyak instansi negara berkantor di sini maka semakin nyatalah harapan Bupati dan masyarakat Padang Pariaman terhadap kawasan yang jadi icon ini," papar Wabup.

Untuk kelancaran proses pembangunan kantor dan kampus di Tarok City, Pemkab mengucurkan dana Rp20 Miliar tahun 2018 untuk pembangunan jalan.

"Lebar jalan ke kawasan 75 meter dengan panjang sekitar tiga kilometer," katanya.

Lebih jauh mantan Ketua Baznas itu mengatakan bahwa besarnya dana yang dikucurkan untuk pembangunan jalan tersebut merupakan bentuk komitmen pemkab dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di kawasan tersebut.

"Apalagi kawasan tersebut telah dikunjungi sejumlah menteri dan perkembangan pembangunannya sudah dilaporkan kepada Presiden RI," ringkasnya mengakhiri. (rel/amir)

Post a Comment