Ads (728x90)

PADANGPOS.COM (Dharmasraya)----Pebalap Ukraina, Oleksander Polivoda dari Ningxia Sports Lottery Livall Cycling Team menjadi yang tercepat di Etape 2 Tour de Singkarak 2018. Start di Lapangan Segitiga Kota Sawahlunto dan finish di Dharmasraya, Polivoda berhasil mencatatkan waktu 5 jam 7 menit 30 detik. 

Posisi kedua dan ketiga diraih pebalap Jermal bernama Robert Muller dan pebalap Thailand Ariya Phounsavath dengan catatan waktu sama, 5 jam 7 menit 33 detik. 

Keberhasilan Polivoda menjuarai etape 2 ini, juga merebut pucuk klasemen dari pebalap Indonesia, Jamalidin Novardianto, yang meraih juara etape pembuka. Untuk Etape 3 yang menempuh rute dari Dermaga Singkarak ke Istano Basa Pagaruyung, Tanah Datar, Polivoda berhak mengenakan jersey kuning (yellow jersey).

Etape 3 dari Kabupaten Solok ke Tanah Datar akan menempuh jarak sejauh 150,4 km. Yakni start Dermaga Singkarak Saniang Baka – Batu Taba – Simpang Kubu Karambie – Simabur – Pasar Batusangkar – Gedung Indojalito- Gedung Nasional – Finish Istano Basa Pagaruyuang (1xloop). 

Peserta Etape 2 TdS yang dilepas dari Taman Segitiga Sawahlunto itu diikuti oleh 130 pebalap nasional dan mancanegara dengan menempuh jarak 204,1 kilometer, yang merupakan rute terpanjang dari 8 etape yang ada.

Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan, mengaku bangga dengan kembali dipercayanya Kabupaten Dharmasraya menjadi tuan rumah finish pada satu dekade penyelenggaraan TdS di Sumatera Barat di tahun 2018 ini. Ditambah lagi dengan antusias masyarakat yang cukup tinggi dalam menyaksikan acara tersebut.

Menurut bupati, pelaksanaan TdS ini tidak hanya sebagai ajang perlombaan balap sepeda, tetapi juga sebagai ajang promosi wisata dan budaya daerah. Apalagi, imbuh bupati, iven ini juga diliput oleh berbagai media. Mulai dari media lokal, nasional dan juga internasional, baik media cetak maupun elektronik. Itu berarti, dengan adanya iven ini Kabupaten Dharmasraya akan ikut dilihat oleh dunia. 

Bupati juga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak dan stakeholder yang telah terlibat dalam mensukseskan pelaksanaan TdS Etape 2 ini. Terutama kepada warga Dharmasraya yang telah mendukung dan menyukseskan kegiatan ini, sehingga keamanan dan keter­tiban selama kegiatan berlangsung dapat terjaga dan berlangsung dengan sukses dan meriah.

“Semoga TdS di tahun mendatang bisa lebih sukses dan meriah lagi dari ini. Kita berharap, di tahun berikutnya Dharmasraya bisa menjadi tuan rumah untuk start,” tandas bupati. 

Mobil Logistik Rebah Kuda

Sementara itu, mobil pembawa logistik Tour de Singkarak 2018 mengalami kecelakaan saat melaju di jalan lintas Sumatera (Jalinsum) Jorong Simancung, Kenagarian Padangsibusuk, Kecamatan Kupitan, Kabupaten Sijunjung, Senin (5/11). Mobil tersebut menuju Kabupaten Dharmasraya yang ditetapkan sebagai lokasi finis etape II TdS, dengan titik start di Kota Sawahlunto. Minibus bernopol B 7289 CDA itu dikemudikan Apendi membawa dua penumpang. Diduga akibat jalan licin, sopir mobil merk ISUZU kehilangan kendali dan menabrak bagian tebing, lalu kemudian terbalik. Kejadian ini membuat kondisi bus ringsek dan hampir semua kaca bus pecah. (dkutip dari ipatronnews/rijal islamy)


Post a Comment