Ads (728x90)

TABLOIDBIJAK.COM (Kota Pariaman---Dengan banyaknya produk makanan ringan di daerah kita, untuk tahun 2019 mendatang, kita akan menggagas Festival Makanan Ringan pertama di Kota Pariaman, nantinya akan menambah event kalender wisata di Kota Pariaman.

"Berbagai produk olahan makanan kita punya, jumlahnya bisa mencapai 50 jenis, dan hal ini bisa kita optimalkan untuk dijadikan sebuah kalender wisata baru di Kota Pariaman, yaitu Festival makanan ringan", ujar Genius Umar, 

Hal itu diungkapkan Genius Umar, ketika membuka Pelatihan Pengembangan Produk Makanan diselenggerakan Dinas Perindagkop dan UKM Kota Pariaman, di Aula BP Paud & Dikmas Provinsi Sumatera Barat, Rawang, Selasa (13/11/2018).

Genius Umar mengatakan kepada Dinas Perindagkop dan UKM Kota Pariaman, agar dapat mendata kegiatan apa saja yang dapat dijadikan sebuah event kalender wisata di Kota Pariaman.

"Dana yang besar untuk promosi dan pelatihan, dialihkan untuk event yang menarik dan unik, yang dapat memikat orang banyak untuk datang, sehingga setiap OPD yang ada, hendaknya dapat mendukung program pemerintah dalam mewujudkan Kota Pariaman sebagai daerah tujuan wisata", tukasnya.

Dukungan tersebut adalah dengan menggelar berbagai event yang sesuai dengan tupoksi dari OPD terkait, yang nantinya akan menambah jumlah event tahunan pada kalender wisata Kota Pariaman.

"Kami memberi target kepada Dinas Perindagkop & UKM Kota Pariaman, ditahun 2019 mendatang agar dapat membuat minimal 5 event, yang nanti akan kita jadikan Festival maupun kegiatan lainya, yang dapat menarik wisatawan untuk datang", pungkasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan diharapkan melalui pembinaan, kita berupaya untuk meningkatkan mutu 
dan kualitas produk UKM, agar usaha rumah tangga yang mendukung sektor ekonomi kerakyatan ini, mampu bersaing dan tetap eksis di pasaran, baik pasar lokal maupun pasar nasional serta memenuhi standar mutu.

"Agar produk kita dapat bersaing dan mempunyai nilai ekonomis yang tinggi, kita harus memperhatikan kebersihan, kemasan, rasa yang khas, hygien, dan daya tahan serta branding produk, sehingga produk hasil makanan kita, dapat dikenal luas dan memenuhi keingginan pasar", ulas mantan Wakil Walikota Pariaman ini.

Kepala Dinas Perindagkop & UKM Kota Pariaman dengan tingginya tingkat kunjungan wisatawan ke Kota Pariaman yang mencapai 3 juta pengunjung, menjadi peluang bagu UKM makanan ringan dalam menyediakan berbagaimakanan khas Kota Pariaman sebagai oleh-oleh bagi mereka.

"Tingginya tingkat kunjungan wisatawan ke Kota Pariaman, dapat kita jadikan momentum untuk meningkatkan standar mutu makanan khas kita, agar dapat bersaing dengan produk dari daerah lain", ucapnya.

Acara ini dilaksanakan selama 2 hari tanggal 13-14 November 2018 bertempat di BP Paud & Dikmas Provinsi Sumatera Barat, Rawang, dengan jumlah peserta sebanyak 75 orang yang berasal dari UKM makanan ringan di Kota Pariaman.

"Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia sektor industri pangan yang berdaya saing, trampil serta memiliki kecakapan dalam mengelola dan menghasilkan produk pangan yang berkualitas", tutupnya. (J/amir)G

Post a Comment