Ads (728x90)

TABLOIDBIJAK (Padang) -- Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menegaskan, ada empat sektor menjadi fokus pembahasan dalam rapat koordinasi gubernur se-Sumatera. Keempat sektor tersebut, masing-masing, konektivitas, pariwisata, perkebunan, dan infrastuktur.

Demikian antara lain hasil rakor gubernur se-Wilayah Sumatera tahun 2018 dengan mengangkat tema pembangunan infrastruktur mendukung pariwisata dan pembangunan regional Sumatera, di Hotel Inna Padang, Kamis, 22 November 2018.

Menurut Irwan Prayitno, pada rakor gubernur kali ini merupakan untuk melengkapi dan menyempurnakan serta menambah apa yang sudah dilakukan selama ini oleh kepala-kepala Bappeda se-Sumatera.

"Sebelum rakor gubernur dilaksanakan, sudah dilaksanakan rakor teknis. Jadi, semua usulan Gubernur sudah dibahas di Bappeda dengan beberapa kali dan beberapa kesempatan," ujar Irwan Prayitno.

Irwan Prayitno menjelaskan empat pokok yang ditekankanya. Pertama konektivitas, baik darat, laut maupun udara serta kereta api yang menjadikan perhatian.

Kedua, pariwisata juga perlu ada promosi untuk bersama untuk mengembangkan beberapa destinasi.

Ketiga, terkait perkebunan yang terkhusus sawit dan karet supaya ada di industri hilir. Agar harga sawit dan karet itu bagus di masyarakat. Terakhir, infrastruktur secara umum.

Selain empat itu ada beberapa lagi diantaranya destinasi, kebencanaan, pendidikan, kesehatan, kemiskinan, ada pertanian secara umum untuk ketahanan pangan dan lainya yang sudah dituangkan dalam MoU yang sudah ditandatangani serta diparaf.

Terkait kereta api, katanya, sudah mempunyai beberapa MoU yang sudah didukung oleh kementerian pusat. Di Sumbar sendiri namanya revitalisasi kereta api, yang masuk dari Sawahlunto Sijunjung langsung ke Riau.

"Untuk kepentingan Sumbar sendiri bukan dari trans Utara, Sumatera ke selatan tetapi barat ke timur," ujar Irwan Prayitno.

"Harapan kita bisa tindak lanjuti dari MoU tadi baik sifatnya bilateral, trilateral maupun multilateral antar provinsi," ujarnya lagi sembari menambahkan mudah-mudahan masing-masing bisa dianggarkan melalui APBD masing-masing, dan untuk sifatnya antar provinsi kita mintak ke Nasional melalui kementerian terkait, bisa menteri PU, menteri Pariwisata, menteri Perhubungan untuk kereta api. (fardi)

Post a Comment