Ads (728x90)

TABLOIDBIJAK.COM (Kota Pariaman)--Walikota Pariaman Genius Umar, menyerahkan santunan dan bantuan kepada keluarga korban tanah longsor yang melanda rumah Syahrial di dusun Sawah Pasia, Desa  Sintuak, Kecamatan Pariaman Utara, Jum'at (9/11/2018), siang.

Bantuan yang diserahkan berupa uang tunai sebesar Rp. 20 Juta rupiah, dimana berasal dari pejabat dan ASN di Pemko Pariaman sebesar Rp. 16,4 Juta, sedangkan sisanya Rp. 3,6 Juta dari Bank Nagari, serta bantuan paket dari Dinas Sosial berupa 2 buah tikar, 1 buah terpal, paket sandang (baju, kain, dan lain sebaginya), perlengkapan dapur dan paket sembako (beras, telur, mie instan, roti, sarden).

Tingginya intensitas curah hujan di Kota Pariaman beberapa hari belakangan, menyebabkan terjadinya peristiwa ini, dimana tanah longsor menimpa rumah Syahrial (Jumat pagi red), yang menimbun 3 orang, dirinya dan 2 anggota keluarganya. 

Anaknya, Sri Wahyuni (17) berhasil diselamatkan, sedangkan 1 anak perempuanya yang bernama Sawitri (21), meninggal dunia setelah tertimbun material tanah dan bangunan yang menimpa dirinya.
Genius Umar yang turut memantau proses evakuasi tanah longsor sedari pagi dilapangan mengatakan, dirinya turut berduka cita atas meninggalnya salah satu warga di Desa Sintuak ini.

"Kami atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Pariaman,ikut  berbela sungkawa atas meninggalnya anak kita Sawitri yang tertimpa tanah longsor, dan untuk itu, kita akan berupaya membantu keluarga yang ditinggalkan, baik dukungan doa dan apa yang kita bisa bantu. Semoga keluarga korban diberi ketabahan dalam menghadapi cobaan ini", katanya.

Untuk mengatasi masalah ini, Genius Umar yang genap berumur 1 bulan memimpin Kota Pariaman ini menginstruksikan kepada BPBD, Dinas Sosial dan Dinas PUPR, untuk mengecek kondisi terkini dan tingkat kelandaian tebing dan serta mengevakuasi 3 rumah warga yang berada diarea tersebut.

"Karena cuaca masih hujan kita berupaya untuk mengevakuasi 3 rumah warga disekitar lokasi longsor, sementara itu saya juga telah mendatangkan alat berat untuk membersikan lokasi terdampak longsor", tutupnya. (J/E/amir)

Post a Comment