Ads (728x90)

PADANG -- Dalam mewujudkan bentuk perhatian pemerintah terhadap program kesehatan ibu dan anak di Sumatera Barat (Sumbar), Gubernur Sumbar Irwan Prayitno hadir dalam Pelantikan Pengurus Persatuan Dokter Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Cabang Sumatera Barat (Sumbar) periode 2018-2021, Hotel Pangeran Beach Padang, Sabtu (20/4/2019).

Diawal sambutannya gubernur menyampaikan menitipkan harapan pemerintah Sumbar pada pengurus POGI yang baru untuk bisa menjalankan tugasnya dengan amanah, khususnya meningkatkan kesehatan masyarakat Sumbar dalam dalam menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB).

“Kita berharap dengan target pemerintah dapat terus menurunkan AKI/AKB, salah satunya dapat dicapai melalui kerja sama lintas sektor dengan berbagai bidang kesehatan,” kata gubernur.

"Untuk itu kehadiran POGI sangatlah penting bagi pemerintah pusat maupun daerah untuk tingkatkan kesehatan masyarakat dengan harapan kematian ibu hamil atau melahirkan serta kematian bayi dapat berkurang," tambah Irwan Prayitno.

Peran dokter kebidanan dan penyakit kandungan merupakan satu profesi pelayanan kesehatan. Kehadiran dan peran aktifnya sangat diperlukan terutama peranannya dalam menurunkan AKI dan AKB.

Lanjut gubernur menegaskan, perlu kerja sama yang sinergis antara Puskesmas, Posyandu, Dokter Spesialis Anak serta Dokter Ahli Kebidanan dan Penyakit Kandungan. Semuanya diharapkan dapat berperan aktif dalam mendukung program pemerintah tersebut melalui pelayanan kesehatan yang betul-betul profesional.

Gubernur menginggatkan pada Kepala Dinas Kesehatan Sumbar Dr. Merry Yuliesday, MARS yang hadir pada saat itu, untuk dapat menganggarkan program AKI dan AKB dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) kedepan.

"Sesuai dengan misi kami dalam pada RPJMN 2016-2021 yang ke tiga yaitu meningkatkan sumber daya manusia yang sehat, cerdas, beriman, berkarakter dan berkualitas tinggi, yang selalu tiap tahunnya kami anggarkan dalam APBD Sumbar," jelas Irwan Prayitno.

“Untuk itu sekali lagi kita ingatkan Dinas Kesehatan Sumbar dapat bersinergi bersama POGI dalam embangunan kesehatan di Sumbar," ucapnya.

Sementara itu Ketua POGI Provinsi Sumbar, dr Firman Abdullah, SpOG mengatakan, dengan dilantiknya sebagai pengurus POGI yang baru, tentu banyak tugas yang akan menanti ke depan, yaitu menurunkan AKI dan AKB, mengawal berjalannya jaminan kesehatan nasional, menjaga profesionalitas dan kesejawatan menjadi hal utama yang perlu diperhatikan.

Begitu pula dengan taraf kesehatan perempuan Indonesia masih memprihatinkan seperti tingginya angka kesakitan dan angka kematian ibu.

Menurut dr Firman yang akrab disapa Parbung ini, berdasarkan persentase secara nasional, kebijakan lebih khusus keberpihakannya terhadap penanganan kesehatan perempuan belum maksimal. Seperti menekan tingginya kasus ibu melahirkan dan kematian bayi.

"Kita sadari, bahwa kesehatan perempuan  merupakan kondisi yang mutlak harus diperhatikan, karena dari perempuan yang sehat akan lahir generasi mendatang yang sehat, sehingga mampu menjadi tumpuan harapan bangsa Indonesia," kata dr. Firman.

Ketua POGI Sumbar berharap, dapat menjawab tantangan ini dengan berkolaborasi dengan segala sektor yang ada, baik dalam pendidikan, pengembangan profesi, maupun program pemerintah yang terkait dengan pembangunan kesehatan di Sumbar.

Pada pelantikan tersebut hadir juga di antaranya Kepala Dinas Kesehatan Sumbar Dr. Merry Yuliesday, MARS, Ketua Umum Pengurus Pusat POGI Dr. Ari Kusuma Januarto, SpOG, Sekjen Pengurus Pusat POGI Prof. DR. Dr. Budi Wiweko, SpOG, Wakil Ketua Dewan Pembina Pengurus Pusat POGI Dr. Mohammad Baharuddin, SpOG MARS, Sekretaris Dewan Pembina Pengurus Pusat POGI DR. Dr. T. Mirza Iskandar, SpOG (K), Ketua POGI Sumatera Selatan DR. Dr. Kemas Tusuf Effendi, SpOG (K), Direktur Utama RSUP Dr. M. Jamil Padang, Ketua IDI Sumbar Dr. Pom Harry Satria, SpOG (K) dan undang lainnya. (humas sumbar).

Post a Comment